Catatan Rektor Unira Malang Sikapi KBM Tatap Muka

Rektor Unira Malang, Hasan Abadi (Instagram/hasanabadi999)

BACAMALANG.COM – Terkait adanya izin Mendikbud RI memulai kegiatan belajar tatap muka mulai Januari 2021, Rektor Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang Dr Hasan Abadi M.AP memberikan sejumlah catatan.

Dr Hasan Abadi mengatakan, bila dipaksakan luring maka harus dilakukan secara bertahap dengan tetap menerapkan Blendid Learning, yakni pembelajaran campuran luring dan daring.

“Bila dipaksakan luring maka harus dilakukan secara bertahap dengan tetap menerapkan Blendid Learning, yakni pembelajaran campuran luring dan daring,” terang Hasan Abadi, Senin (23/11/2020).

Hasan yang juga wakil ketua PW GP Ansor Provinsi Jawa Timur ini, menyebutkan, pemerintah diharapkan menyediakan perlengkapan seperti masker, disinfektan dan kebutuhan-kebutuhan untuk penerapan protokol kesehatan (Prokes).

“Pemerintah diharapkan menyediakan perlengkapan seperti masker, disinfektan dan kebutuhan-kebutuhan untuk penerapan protokol kesehatan (Prokes). Selain itu, jam belajarnya diusahakan dipersingkat,” imbuh Hasan Abadi.

Terkait standar kelas, Hasan menuturkan, juga perlu diperhatikan supaya bisa menerapkan physical distancing.

“Standart kelas juga perlu diperhatikan supaya bisa menerapkan physical distancing. Bila perlu sebelum masuk kelas, dilakukan senam bersama di bawah sinar matahari pagi. Namun bila hujan tidak usah dilaksanakan,” tukas Hasan Abadi.

Hasan mengatakan, pentingnya hati-hati terhadap pandemi tapi tidak sampai mengalami semacam Paranoid.

“Pentingnya hati-hati terhadap pandemi tapi tidak sampai mengalami semacam Paranoid. Semoga Covid-19 segera pergi,” pungkas Hasan Abadi. (had)