Siswi SMK Mutu Gondanglegi Sabet Medali Emas di MEA

Foto: Ismaniar, siswi SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Kelas XII Multi Media 1 (MM1) juara satu dalam (MEA) MUHAMMADIYAH EDUCATION AWARDS, yang diselenggarakan oleh Majlis Dikdasmen PWM Jawa Timur di bidang lomba speech in english. (ist)

BACAMALANG.COM – Ismaniar Khoirunnisa, siswi SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi Kelas XII Multi Media 1 (MM1) meraih juara satu di bidang lomba speech in english dalam MEA (Muhammadiyah Education Awards) yang diselenggarakan oleh Majlis Dikdasmen PWM Jawa Timur.

Ismaniar mengaku, ini adalah tahun ketiga dirinya sebagai juara satu dalam MEA sebagai perwakilan siswi SMK Mutu.”Dimana saya masih ingat, saat kelas satu mengikuti pemilihan wakil untuk lomba bahasa Inggris di sekolah,” kata dia.

Dalam lomba ini, puluhan siswa dari berbagai kota selalu bersaing untuk menjadi wakil sekolah pada lomb- lomba bahasa Inggris di setiap kesempatan. “Selain mendapat pengalaman lomba, saya juga memperoleh ilmu yang bermanfaat dari pembimbing dan dapat menggali kemampuan lebih dalam lagi, khususnya bahasa inggris,” terangnya.

Saat ini, Ismaniar sudah menginjak kelas XII, artinya kesempatan untuk mengikuti lomba yang serupa sudah tidak ada. “Saya hanya berharap, semoga tahun 2021 perlombaan ME Award dapat dilaksanakan dengan cara offline, atau tatap muka langsung. Berkompetisi dan menambah teman dari berbagai sekolah adalah harapan saya, selain kesempatan untuk berkompetisi,” paparnya.

Seperti yang sudah ia sampaikan, meskipun tahun ini pelaksanaan lomba secara daring, tetapi persiapan lomba tentunya tidak mudah dan harus melalui beberapa proses. Dari mulai mengikuti seleksi yang diikuti beberapa siswa perwakilan kelas, dan harus seleksi oleh guru bahasa Inggris sebelum akhirnya masuk dalam tim inti bersama pendamping dan pembimbing untuk mewakili SMK Mutu dalam lomba .

“Lomba MEA ini diikuti oleh sekolah Muhammadiyah dengan peserta dari Jawa Timur, Bali, Jawa tengah dan beberapa kota di Indonesia,” jelasnya.

Setelah masuk dalam tim inti, kemudian dilanjutkan dengan latihan secara terus menerus. Langkah pertama dalam latihan adalah membuat teks speech sesuai dengan tema yang telah ditentukan, hal ini terbilang cukup sulit karena harus menulis teks secara mandiri serta mencari banyak ide dan menuangkanya ke dalam sebuah teks speech yang harus menarik, hanya dalam kurun waktu yang terbilang singkat.

Dilanjutkan dengan menghafal, melatih ketepatan waktu dan pronounciation, bagi saya ini adalah bagian tersulit dalam latihan karena sering kali terjadi kesalahan pengucapan dan juga harus menghafal banyak kalimat. Pada tahap akhir adalah perekaman, dalam tahap ini juga terdapat banyak kendala, salah satunya adalah pengulangan pengambilan video karena beberapa kesalahan teknis dan juga performa yang kurang maksimal.

“Tetapi Alhamdulilah semua kendala dapat diselesaikan dan latihan berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Kepala SMK Mutu Gondanglegi, H. Pahri, S.Ag. M.M menambahkan, pihaknya selalu memberikan kesempatan kepada siswa-siswinya untuk mengikuti lomba, olimpiade di setiap ada kesempatan.

“Saya selalu berharap anak-anak menjadi pemenang, tangguh dan siap berkompetisi. Kepada bapak ibu guru pendamping, Bu Imawati, Pak Rino, Pak Seno, serta bapak ibu guru pendamping semoga semakin bisa membawa nama baik SMK Mutu maju dan membawa kemajuan bangsa ini,” tandasnya. (yon)