2.340 Orang Adu Nasib Jadi PPS di Kabupaten Malang

Para pendaftar PPS di KPU Kabupaten Malang (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Ada sebanyak 2.340 orang telah mendaftar untuk menjadi panitia pemungutan suara atau PPS di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang. Hari ini merupakan hari terakhir pendaftaran PPS.

Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini mengatakan jika pendaftaran tersebut dibuka dengan menampung dua kali lipat pendaftar dari kebutuhan yang telah ditentukan.

“Kebutuhannya 1.170 orang. Penerimaannya mulai tanggal 18 kemarin. PPS itu kan nanti ada tiga orang di masing-masing desa. Tes nya nanti awal Maret,” kata Anis, saat ditemui di kantornya, Senin (24/2/2020).

Anis melanjutkan, PPS yang lolos nantinya harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan. Misalnya, jika ada seseorang yang sudah menjadi PPS selama dua periode ke belakang, maka otomatis tidak akan lolos.

“Ya jadi harus sesuai persyaratan. Yang tidak sesuai persyaratan ya otomatis gugur. Kalau misal, ada yang daftar, tapi yang bersangkutan sudah dua periode, ya gak boleh,” jelasnya.

Anis pun mengungkapkan, lolos atau tidaknya calon PPS ditentukan oleh kemampuan diri sendiri.

“Semua itu kan terkait tentang pemahaman Pemilu sebagai penyelenggara, bukan kualitasnya. Terkait penyelenggaraan, kan tergantung pemahaman dia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Anis menyebutkan, PPS nanti akan bekerja selama delapan bulan mulai pra Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang hingga pasca pemilihan.

“Nanti kan ada ditingkatkan lewat bimtek, itu yang seharusnya kita perbanyak lagi. Tapi itu juga kan semua terbatas anggaran, kita inginnya maksimal, tapi ya mau gimana lagi. Itu yang jadi salah satu kekurangan. Nanti mereka menerima honor, Ketua PPS Rp 900 ribu dan anggotanya Rp 800 ribu. Itu sudah semua tanpa tunjangan, tidak ada BPJS juga,” tandasnya. (mid/yog)