Lewat Konten Territory Project, Pemuda Ini Ingin Promosikan Wisata Indonesia

Foto: Patra. (ist)

BACAMALANG.COM – Adanya pandemi selain menimbulkan dampak negatif, namun juga memicu kemunculan beragam ide-ide baru yang positif.

Setidaknya orang akan berpikir dan mencari ide untuk mengisi banyaknya waktu luang dengan beragam kegiatan inovatif dan kreatif.

Salah satu yang menarik adalah ide untuk membuat berbagai konten edukatif-positif di Youtube semisal yang akan dilakukan Patra, pemuda di Malang yang pernah kuliah jurusan Pariwisata dan lulusan SMK multimedia.

“Saya dalam waktu dekat ini ingin membuat sebuah konten dimana konten ini bakal Saya namakan Territory Project atau project wilayah,” tutur Patra, Selasa (24/2/2021).

Ia mengatakan, di kala pandemi saat ini
banyak banget aktifitas yang terhenti dan memang lebih enak untuk diam di rumah.

“Tapi diluar dari itu ada juga orang orang yang justru gabut untuk ngelakuin aktifitas yang malah mereka gak pernah kepikiran untuk ngelakuin itu. Malah ide atau apapun yang mereka dapat justru bisa berdampak positif. Jadi karena memang latar belakang saya yang dari SMK Multimedia dan kuliah saya yang pariwisata,” terangnya.

Update Konten

Selanjutnya Patra memberi penjelasan tentang rencana konten yang akan dibuat. “Pertama, Project ini bakal ada updatenya di instagram saya @patrapts
Dan youtube saya nantinya di patrapts. Yang dari namanya sudah menyangkut wilayah. Artinya Saya akan travelling ke suatu wilayah di indonesia dan menghabiskan waktu disana sekitar 3 bulan untuk benar-benar mencari informasi apapun tentang wilayah itu,” tukasnya.

Ia menjelaskan konten tersebut akan berisi berbagai hal menarik. Yaitu mengenai Budaya, Makanan, tata krama unik, Sejarah, Simbol yang mereka gunakan, Destinasi wisata yang paling terkenal, dan Cerita sakral.

Berikutnya ia memberikan deskripsi konten. Ia akan mencari hal-hal yang berkaitan tentang budaya wilayah itu seperti seninya dari musik, wayang, tarian, dan lain-lain.

Ia bukan hanya mencoba makanannya tapi akan mencari tahu dari apa itu dibuat, cerita dibalik itu semua. Karena biasanya suatu makanan kadang ada makanan yang dulunya menjadi hidangan kesukaan kerajaan tertentu.

Selanjutnya, tentang Tata krama unik maksudnya adalah, ia akan mengulik kebiasaan warga dari wilayah itu. Contohnya seperti di Yogyakarta
jarangnya klakson digunakan untuk kendaraan, dan lain-lain.

Simbol yang ia maksud disini adalah, ia seringkali menemukan suatu wilayah atau daerah menggunakan icon atau ikon simbol tertentu untuk daerahnya seperti pisau senjata budayanya atau hal apapun.

Ia mengungkapkan setiap daerah pasti mempunyai destinasi wisata mereka sendiri, ia bakal mencari yang terkenal hingga yang jarang terekspos.

Banyak banget cerita cerita sakral atau pamali yang tidak boleh dilakukan di suatu daerah tertentu. Ia bakal ulik sebenarnya apa kisah dibaliknya.

Tujuan Berkonten

Ia memaparkan tentang tujuan membuat konten. Tujuan Pertama, ia ingin mengaktualisasikan pengalaman 2 jurusan berbeda waktu studi. Yakni multimedia dan pariwisata. “Saya ingin mencombine 2 hal tersebut kesini, artinya saya berkonten tapi juga berpariwisata/travelling,” imbuhnya.

Ia ingin menambah wawasan. “Tujuan kedua, saya pernah berpikir. Saya lahir di Medan tapi tidak tahu apa-apa tentang Medan. Maka dari itu jelas saya dengan maksud traveling ini saya juga ingin menambah wawasan saya tentang Indonesia ditambah Kita juga bisa saling sharing nantinya,” jelasnya.

Promosi Pariwisata

Ia mengatakan tujuan ketiga untuk promosi Pariwisata. “Agar sektor pariwisata Kita lebih dikenal dan ada daya tarik untuk Kita saling benar-benar tahu tentang negeri Kita.

“Saya dulu berkuliah di jurusan pariwisata yang mana saya berusaha untuk menjadi guide bagi tourist mengenalkan destinasi-destinasi yang mereka kunjungi. Tapi saya agak rada kecewa karena tempat yang mereka datangi kebanyakan adalah tempat yang sudah dikenal umum dan memang sudah jadi wisata yang banyak orang pasti datang kesana, belum lagi selalu tentang wisata itu saja. Padahal negara Kita mempunyai banyak sekali pulau dan di masing-masing pulau juga banyak tempat yang benar-benar indah dan Kita dulu orang Indonesia yang seharusnya banyak tahu tentang negara Kita baru Kita memperkenalkan ke orang luar,” urainya.

Ia mengatakan contohnya tentang Garut. “Di Garut gak banyak orang tahu tentang tempat wisata disana yang mana saya pernah kesana, dan itu benar-benar indah pemandangannya. Project ini akan saya mulai di bulan Maret dan wilayah pertama saya untuk 3 bulan ini adalah Malang. Bagi yang memberikan saran atau silaturahim bisa buka Instagram @patrapts dan Youtube Patrapts,” pungkas Patra. (pat/had)