Warga Peduli AIDS Turen Terapkan OPTIMAL Hadapi New Normal

Foto: WPA terapkan OPTIMAL dalam new normal. (ist)

BACAMALANG.COM – Tri Nurhudi Sasono ,S.Kep.Ns.,M.Kep. selaku Ketua Yayasan CAKAP WPA (Warga Peduli AIDS) Kecamatan Turen Kabupaten Malang mengatakan pihaknya menerapkan OPTIMAL dalam menghadapi New Normal.

“Kami menerapkan konsep yang disingkat menjadi OPTIMAL dalam menghadapi New Normal,” tandas Tri Nurhudi Sasono, Rabu (24/6/2020).

Seperti diketahui, WPA menggelar kegiatan pengabdian masyarakat diikuti oleh 16 ODHIV di Turen dan sekitarnya baru-baru ini. WPA bekerjasama dengan Sosiolog Universitas Brawijaya Malang dan STIKes Kepanjen.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat kepada WPA Turen karena Kita tahu ODHIV sangat rentan terhadap Covid-19 ini. Kita mengadakan kegiatan ini agar ODHIV tetap berdaya dan produktif meskipun terdampak pandemi,” terang Bu Uca bersama Tim Dosen Sosiologi UB Malang.

Tri yang juga dosen Stikes Kepanjen menjelaskan konsep Optimal adalah singkatan dari OVERVIEW, PAHAMI, TAHU, IKUTI, MEMASTIKAN,
AKTIFITAS, dan LILLAHI TA’ALA.

Adapun penjelasan lebih lengkapnya yaitu, OVERVIEW adalah gambaran kasus masyarakat khususnya ODHA harus mengetahui gambaran terhadap pola-pola penularan Covid–19 sehingga dapat beradaptasi dengan Covid-19.

PAHAMI. ODHA dengan pengalamannya yang telah divonis status HIV harus memahami pengertian Covid-19. Dengan paham terhadap definisinya setidaknya bisa dilakukan tindakan pencegahan.

TAHU. Setelah mengetahui pencegahan maka diharapkan dapat bertindak dengan selalu berperilaku hidup bersih. Apalagi dengan status ODHIV yang sangat rentan terhadap penularan harus selalu memakai masker ketika bepergian, sering cuci tangan, jaga jarak dan tidak kemana-mana jika sakit.

IKUTI. Yakni mengikuti pola hidup yang sehat dengan cek kesehatan secara rutin, diet gizi seimbang, istirahat cukup, dan mengelola stress.

MEMASTIKAN. Pastikan ketersediaan obat ARV tercukupi, minimal dalam satu bulan stok harus ada.

AKTIFITAS. Aktifitas tetap terjaga, tetap produktif dan lebih berdaya. Misal bekerja lebih giat dengan memasarkan hasil karya secara online (kopi, kerajinan, batik, dan lain-lain).

LILLAHI TA’ALA. Ikhtiar usaha sudah terakhir maka diharapkan selalu berdoa minta kepada Allah SWT Sang Pencipta untuk selalu dilindungi dan diberikan kekuatan kepada ODHIV dapat melewati pandemi ini.

“Kami optimis bisa menjalani new normal dengan menerapkan OPTIMAL. Doakan saja Covid-19 segera pergi dan Kita bisa menjalani kehidupan seperti sediakala mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan bersama,” pungkas Tri. (Had/Red)