Seminar Bela Negara, Ini Pesan Kasrem 083/Bdj untuk Mahasiswa UB

Foto: Kasrem 083/Bdj Letkol Inf A. Juni Toa S.E., M.I.Pol. (ist)

BACAMALANG.COM – Bertempat di Ruang Data Makorem 083/Bdj Jl. Bromo No. 17 Malang, Komandan Korem 083/Bdj, Kolonel Inf Irwan Subekti yang dalam hal ini diwakili Kasrem 083/Bdj Letkol Inf A. Juni Toa S.E., M.I.Pol selaku Narasumber mendapatkan undangan seminar Webinar dengan para Mahasiswa dan Dosen dari Universitas Brawijaya (UB) Malang dengan mengusung tema “Bela Negara Untuk Meningkatkan Nasionalisme Mahasiswa”, Sabtu, (24/10/2020).

Turut hadir dalam acara Webinar kali ini, Bapak Dr Herman Suryokumoro S.H., M.S selaku Dosen fakultas Hukum Universitas Brawijaya sebagai Narasumber kedua dan bapak Analis Wardhana selaku Moderator beserta para Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang.

Ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi dari Letkol Inf A. Juni Toa kepada seluruh civitas akademika Universitas Brawijaya beserta para narasumber dan moderator dan tentu saja semua mahasiswa. Dalam kesempatan itu, Letkol Juni menyampaikan ingin meluaskan prespektif tentang bela negara serta kata-kata nasionalisme dan Bhineka Tunggal Ika.

“Maka menjadi penting sekali untuk menjelaskan tentang, bela negara ini adalah bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara namun dikonstruksi kembali lebih menitik beratkan kepada keamanan negara,” paparnya.

Dijelaskan, bahwa pengelolaan sumber daya manusia tentang mobilisasi sumber daya nasional tentu untuk pertahanan negara tentunya juga dimuat tentang kewajiban kita ikut bela negara yang sebenarnya keberadaan warga negara memiliki hak dan tanggung jawab untuk membela negaranya.

Masing-masing individu punya prinsip tertentu negara juga punya prinsip baik dalam negaranya sendiri maupun dalam kehidupan hubungan internasional dengan negara bangsa lain, pentingnya acara ini karena kondisi bangsa indonesia saat ini mengalami krisis ideologi, krisis politik, krisis sosial budaya hal ini menimbulkan banyaknya yang memecah belah bangsa indonesia.

“Kondisi pertahanan kita juga terkikis, untuk itu diharapkan meningkatkan kembali Wasbang tentang bela negara dalam rangka menghadapi musuh bersama seperti maraknya berita-berita hoaks yang bermunculan di medsos dengan tujuan memecah belah bangsa indonesia,” beber Letkol Inf Juni.

Dengan adanya kegiatan koordinasi dan bela negara ini diharapkan dapat mempersatukan bangsa Indonesia dan menangkal musuh-musuh yang merongrong bangsa Indonesia tercinta ini. (Lis/red)