Dilaporkan ke Bawaslu, Ini Tanggapan Tim Hukum SANDI

Ketua Tim Hukum SANDI, Agus Subyantoro SH (paling kiri) bersama Tim Hukum SANDI (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Divisi Hukum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto alias SANDI angkat bicara perihal laporan yang dilayangkan Divisi Advokasi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut 2, Lathifah Shohib dan Didik Budi Muljono alias LADUB.

Seperti diketahui, kemarin LADUB melaporkan SANDI atas dugaan kampanye terselubung ke Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Malang. SANDI disebut-sebut memberangkatkan sejumlah masyarakat untuk ziarah ke Wali Limo.

Ketua Divisi Hukum SANDI, Agus Subyantoro SH menyampaikan, pemberangkatan sejumlah masyarakat untuk ziarah ke Wali Limo bukan dilaksanakan dari Tim Pemenangan SANDI.

“Itu dari relawan jadi saya tidak bisa berkomentar,” kata Agus, Selasa (24/11/2020).

Agus pun mempersilahkan kepada Bawaslu untuk menguji laporan yang sudah dilayangkan LADUB.

“Saya persilahkan Bawaslu untuk menguji dugaan pelanggaran itu,” terangnya.

Terpisah, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George Da Silva menjelaskan, jika hasil pleno yang dilakukan Bawaslu nanti telah terpenuhi, maka pihak SANDI akan dipanggil.

“Penentuannya itu apakah layak dilanjutkan. Kalau layak ya kami panggil pihak yang bersangkutan di dugaan pelanggaran tersebut. Bisa tim SANDI atau tidak itu masih belum tahu, lihat besok saja,” ungkap George. (mid/yog)