Plengsengan Jembatan Kedungkandang Ambrol, Dewan dan DPUPRPKP Lakukan Sidak

Kepala Dinas DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso dan Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin meninjau lokasi (wahyu)

BACAMALANG.COM – Terkait ambrolnya plengsengan proyek pembangunan jembatan Kedungkandang pada Senin (23/11/2020) lalu Komisi C DPRD bersama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang beserta jajarannya turun langsung untuk melihat kondisi tersebut.

Ambrolnya plengsengan tersebut diketahui bukan karena kesalahan pekerja proyek. Kepala Dinas DPUPRPKP Kota Malang, Hadi Santoso mengungkapkan ambrolnya plengsengan dikarenakan banjir besar.

Hadi mengatakan bahwa longsor memiliki dua titik utama yaitu timur dan barat. Longsornya tanah tersebut dikarenakan air sungai yang meninggi yang pada musim hujan ini membuat air dari bromo melewati tumpang turun deras mengaliri sungai kedungKandang. Pelengsengan yang longsor, diperkirakan luasnya mencapai 28 meter, dengan ketinggian 12 meter.

Selain pihak pelaksana, pihaknya akan segera mengubah pola pembangunan dengan mengganti dinding beton yang sebelumnya konstruksi dinding yang longsor tersebut dibangun menggunakan batu dan besi. Menurutnya kekuatan dinding akan berkali-kali lipat dari sebelumnya, termasuk di dalamnya, timbunan akan dipadatkan, sehingga tidak ada air merembes masuk.

“Biasanya membangun fisik begini ini pengerasan sampai 28 hari, ini di upayakan mungkin cuma seminggu pengerasan sudah selesai, sehingga kemudian kekuatan dinding bisa lebih maksimal lagi,” ungkapnya.

Selanjutnya, pria yang akrab dipanggil Soni itu berjanji akan mempercepat pengerasan tembok beton sekaligus akan mengadakan Slametan bersama warga setempat. Tak hanya itu sebagai aliran irigasi supaya air dapat mengalir kebawah, maka akan dibangun lubang-lubang saluran irigasi.

“Pokoknya tanggal 20 desember 100%, tanggal 23 pak walikota berkenan meresmikan, 3 proyek besar termasuk gedung belakang balaikota, islamic center nanti di resmikan bareng bareng,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin menerangkan setelah mendengar kabar ambrolnya plengsengan pihaknya langsung datang memantau kondisi terkini.

“Seperti yang saya janjikan tadi, saya dengan teman komisi sidak langsung kesini, alhamdulillah, langsung didampingi oleh kepala dinas DPUPRPKP, pelaksana pun juga ada, meninjau tentang masalah pelengsengan yang ambrol karena adanya banjir besar itu,” tukasnya.(wah/zuk)