Baru Menjabat, Kapolres Malang Sikat Kejahatan Jalanan

Rilis hasil ungkap tindak pidana kejahatan jalanan di Mapolres Malang (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Polres Malang dan Polsek jajaran terus berkomitmen memberantas tindak kejahatan jalan utamanya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, serta pencurian kendaraan bermotor.

Dibawah komando Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH, dalam waktu kurang dari dua minggu terakhir, ada 19 perkara kejahatan yang diungkap. Dari seluruh perkara tersebut, 23 orang tersangka berhasil diringkus.

Dari 19 perkara tersebut didominasi pencurian dengan pemberatan. Ada 11 tersangka yang diamankan dalam perkara ini.

“Modus para pelaku curat ini merusak pintu rumah kemudian membawa kabur beberapa barang berharga milik korban,” kata Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar SIK MH, dalam rilis di lapangan Satya Haprabu Mapolres Malang, Rabu (26/2/2020).

Selain pencurian dengan pemberatan, ada 6 perkara pencurian dengan kekerasan. Pada perkara ini, polisi membekuk 7 orang tersangka.

Selanjutnya, pencurian kendaraan bermotor ada sebanyak 4 perkara. Sebanyak 5 orang tersangka ditangkap dalam perkara tersebut.

Meskipun baru menjabat, Hendri dengan tegas memberikan instruksi kepada jajarannya untuk terus menekan angka kejahatan jalanan di wilayahnya.

“Guna meminimalisir tindak kejahatan, kami siagakan di lapangan terutama di wilayah yang masuk zona rawan. Anggota Reskrim akan melakukan pemantauan selama 1 x 24 jam. Selain itu, Polsek jajaran juga kami optimalkan untuk melakukan pencegahan dengan skala patroli rutin,” ungkapnya.

Hendri kemudian menyebut, ada sejumlah titik rawan tindak pidana kejahatan jalanan. Sedikitnya ada lima wilayah yang masuk kategori rawan.

“Kejahatan jalanan ini paling rawan terjadi di wilayah hukum Polsek Singosari, Kepanjen, Lawang, Dau, dan Bululawang,” tukas mantan pria yang menjabat Kasubbagbungkol Spripim Polri ini. (mid/yog)