Pasca ‘Cerai’ dengan Garuda, Sriwijaya Air Coba Kembalikan Kejayaan

Direktur Utama Sriwijaya Air, Jeferson Irwin Jauwena (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Sriwijaya Air coba mengembalikan masa kejayaan mereka pasca ‘cerai’ dari Garuda Indonesia. Sejumlah rute penerbangan yang sempat ditutup akhirnya dibuka kembali.

Direktur Utama Sriwijaya Air, Jeferson Irwin Jauwena menyampaikan jika apa yang terjadi dengan Garuda Indonesia sama sekali tidak diharapkan.

“Sriwijaya Air itu tetap eksis. Yang terjadi kemarin itu memang tidak kita harapkan. Kami yakin dan percaya, customer itu tidak hilang. Makanya ini yang menjadikan kami bangkit kembali,” ujar pria yang akrab disapa Jef itu saat menghadiri acara Chill Chat & Coffee bersama Sriwijaya Air di Kota Malang, Rabu (26/2/2020).

Ditambahkan Jef, saat ini Sriwijaya Air baru mengoperasikan 15 pesawat untuk melayani sejumlah rute penerbangan. Satu diantaranya adalah untuk melayani penerbangan Malang – Jakarta.

“Dengan keterbatasan ini, makanya (layanan penerbangan Malang) jam siang. Saya sampaikan ini belum cukup, kalau bisa lima flight ya ditambah jadi lima flight. Ini targetnya. Kita akan coba kembalikan lagi market kita, kita kembalikan lagi warna Sriwijaya Air,” terangnya.

Airport Service Manager Sriwijaya Air Malang, Yusri Hansyah (Dhimas)

Sementara itu, Airport Service Manager Sriwijaya Air Malang, Yusri Hansyah menyampaikan bahwa dirinya optimis Sriwijaya Air akan mendominasi pasar di Malang.

“Dengan suport dari para pimpinan di Jakarta, saya yakin Sriwijaya Air akan besar di Malang. Saya yakin, di Malang ini akan jadi lumbungnya Sriwijaya Air. Dari dulu kan pelanggan selalu percaya,” ucap Yusri.

Dia pun menambahkan, salah satu strategi untuk mengepakkan kembali sayap Sriwijaya Air di Malang, pihaknya bakal memaksimalkan kerjasama dengan para travel agent.

“Travel agent ini selalu saya anggap sebagai mitra kerja,” tutur Yusri. (mid/yog)