Mengenal Sosok Cak To, 35 Tahun Jualan Bakso di Kota Batu

Foto : Cak To, 35 tahun eksis berjualan bakso. (ist)

BACAMALANG.COM – Seolah tak ciut nyali karena pandemi, warga Kota Batu, Suroto alias Cak To menekuni berjualan Bakso selama 36 tahun. Puluhan tahun bukan waktu yang pendek, dan Suroto eksis menerapkan dua upaya memajukan usaha kuliner menggoyang lidah ini.

“Saya mengucap syukur karena sampai sekarang usaha kuliner ini tetap jalan. Kuncinya ada dua yakni Kami berjualan menetap di rumah dan juga jualan berkeliling,” tegas Suroto, Kamis (25/2/2021).

Ia berjualan bakso sejak tahun 1985 dengan nama Baksone Cak To. “Dulu jualan di sekolah (SMP Islam, Mts Hasyim Asy’ari, MI Miftahul Ulum dan di perguruan Muhammadiyah) Batu, ” jelasnya.

Ia mempunyai modal awal di tahun 1985 kurang lebih Rp 75 ribu. Selain jualan di sekolah-sekolah, ia sekarang membuka cabang di Jalanl Arjuno no 30 A Sisir Kota Batu. Bakso terdiri dari mie, tahu, goreng, pentol kasar, pentol halus, dan goreng bulat.

Pandemi ini berdampak pada omset penjualan dikarenakan anak sekolah tidak aktif (belajar di rumah, red.) sehingga ia tidak bisa berjualan di sekolah, namun ia tetap berjualan keliling (dari Jalan Diponegoro- Jalan Kawi, red.) dan membuka cabang di Jalan Arjuno. Omset per bulan saat ini antara Rp 3-4 juta.

“Alhamdulillah warung Kami terdaftar di gofood dan grabfood. Harapan ke depan ingin usaha Kami lebih lancar dan lebih maju agar bisa menjadi salah satu kuliner khas Kota wisata Batu (Malang Raya),” paparnya.

Bagi pembaca yang ingin mengetahui lebih jelas produk kuliner khas Malang ini bisa menyimak di Facebook : baksone cak to dan Instagram : @baksonecakto. (had)