Realisasikan Sport Tourism, Ini Strategi Desa Wonoayu Wajak

Lapangan sepak bola berstandar internasional yang berada di Desa Wonoayu Wajak (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Keinginan Pemerintah Desa Wonoayu di Kecamatan Wajak untuk merealisasikan sport tourism atau destinasi wisata olahraga sudah terlihat jelas gaungnya.

Kepala Desa Wonoayu, Wina Nurnama mengatakan bahwa sejak tahun 2017 lalu pihaknya sudah mulai melaksanakan pembangunan untuk mewujudkan destinasi wisata olahraga itu. Pembangunan tersebut diawali dari lapangan sepak bola.

Tidak tanggung-tanggung, Pemerintah Desa Wonoayu menyulap lapangan desa menjadi lapangan berkelas internasional.

“Itu anggarannya dari dana desa dan Kemenpora. Sudah diresmikan tahun 2018 lalu. Itu kan awalnya dari musyawarah Karang Taruna, minta lapangan. Kalau lapangan ini sudah dipakai,” kata Wina, Jumat (27/3/2020).

Salah satu spot foto yang ada di lapangan sepak bola Wonoayu Wajak (Dhimas)

Wina merincikan, untuk pembangunan lapangan berstandar internasional itu menghabiskan anggaran dana desa sekitar Rp 181 juta. Kemudian untuk bench pemain serta fasilitas lain didapat dari Kemenpora yang nilai anggarannya sekitar Rp 135 juta.

“Dari Kemenpora itu berupa kanstin dan tempat duduk pemain, tandon serta fasilitas MCK,” tutur wanita yang jabatannya memasuki periode ketiga ini.

Lebih jauh, Wina menambahkan, pembangunan destinasi wisata olahraga masih terus dilanjutkan. Secara bertahap, berbagai sarana prasarana olahraga akan dibangun.

“Ini kan sudah ada lapangan sepak bola. Nanti ditambah lapangan voli, kolam renang, dan arena motocross,” tukasnya.

Pembangunan masih berjalan di area lapangan sepak bola Wonoayu (Dhimas)

Wina pun berharap, jika destinasi wisata olahraga tersebut sudah sepenuhnya selesai, bisa memberikan sumbangsih terhadap pendapatan asli desa atau PADes. (mid/yog)