Warga Tanjungrejo Sukun Minta Rapid Tes Massal, Buntut Satu Warga Dinyatakan Positif Covid-19

Foto : Petugas identifikasi keluarga pasien. (ist)

BACAMALANG.COM – Warga Kelurahan Tanjungrejo Sukun Kota Malang minta dilakukan rapid tes massal, buntut satu warga dinyatakan positif Covid-19.

“Kami minta dilakukan rapid tes massal sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Kemarin ada satu warga perempuan usia 53 tahun inisial S, dinyatakan positif,” tegas Ketua RW Kelurahan Tanjungrejo, Puri Adi, Sabtu (27/6/2020).

Didek panggilan akrab Puri Adi menceritakan, kemarin siang (Jum’at tanggal 26 juni 2020) ia ditelepon Lurah Tanjungrejo menginfokan jika ada satu warga yang terkonfirmasi positif Covid- 19 yang sekarang dirawat di RST.

Didek mengungkapkan pasien tersebut dinyatakan positif oleh pihak rumah sakit di mana pasien dirawat sekarang, yang selanjutnya disampaikan ke puskesmas sebagai gugus tugas penanganan Covid-19.

Ia menuturkan, pasien awal mulanya menunjukkan gejala sakit kira-kira sejak dua minggu yang lalu.

“Orang tersebut datang dari Pasuruan, karena sebenarnya orang ini tinggal di Pasuruan. Nah beliau datang ke Malang ini dalam kondisi sakit (diabetes) dan dirawat di rumah famili dan anaknya. Selanjutnya empat hari yang lalu dirujuk ke RST Kota Malang dan dinyatakan positif terpapar Covid-19,” terang Didek.

Sebagai upaya meminimalisir penyebaran Covid-19, warga bersama-sama swadaya dan mandiri melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kampung karena diketahui pasien berinteraksi dengan banyak orang di kampung tersebut.

Warga juga berencana memberikan bantuan swadaya untuk warga yang melakukan karantina mandiri.

“Saya minta gugus tugas dan siapapun yang berkewajiban dan sudah ditunjuk pemerintah untuk bertindak cepat menangani masalah ini. Karena masalah ini sangat mencemaskan banyak orang. Apalagi disini pemukiman padat penduduk,” urai Didek.

Pasien saat ini sudah dirawat di RST, namun warga yang sempat berinteraksi dengan pasien melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing.

“Jujur dan terus terang saja saya gak yakin mereka (warga) bisa lakukan karantina mandiri. Karena sampai malam ini belum ada bantuan logistik apapun,” imbuh Didek.

Pria yang juga ketua seknas Jokowi ini mengatakan, dirinya minta dilakukan rapid tes masal, serta pemberian logistik untuk warga yang melakukan karantina mandiri.

“Kami minta masalah ini ditangani serius. Karena menyangkut nasib orang banyak. Kami minta dilakukan rapid tes masal, serta pemberian logistik untuk warga yang melakukan karantina mandiri,” pungkas Didek. (Had/Red)