Hari Kelima Operasi Patuh Semeru, 700 Pengendara Terjaring

Foto: Operasi Patuh Semeru Satlantas Polresta Malang Kota. (yog)

BACAMALANG.COM – Memasuki hari kelima digelarnya Operasi Patuh Semeru 2020, sedikitnya 700 pengendara kena tilang lantaran melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Hari ini, sebanyak 176 pelanggar yang kami tilang. Sedangkan untuk total selama lima hari digelarnya Ops ini, ada 700 pengendara ditindak. Untuk pelanggar masih didominasi oleh kendaraan roda dua, dengan pelanggaran umum seperti tak pakai helm SNI dan tidak membawa surat-surat kelengkapan berkendara ,” ujar
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution.

Seperti diketahui, di hari kelima operasi Semeru masih banyak pengendara roda dua (R2) yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Hal itu terbukti saat petugas melakukan Ops Patuh Semeru di Jl Ahmad Yani, Blimbing, Kota Malang, tepatnya dihalaman kantor PDAM lama, Senin (27/7/2020).

Selain menindak pengendara yang melanggar lalu lintas, anggota Satlantas juga memberikan masker kepada pengendara yang tidak menggunakan masker saat terjaring operasi. Hal itu bentuk edukasi dan kepedulian Satlantas dalam rangka pencegahan COVID-19.

“Kami juga edukasi dan sosialisasi kepada pengendara dan masyarakat pentingnya menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi. Juga diharapkan masyarakat Kota Malang tetap tertib lalu lintas, jangan hanya ketika ada operasi saja,” terangnya.

Sebelumnya, AKP Ramadhan Nasution menjelaskan ada 9 target pelanggaran pada Operasi Patuh Semeru kali ini. Seperti tak pakai helm SNI, melebihi batas kecepatan, melebihi batas muatan (Over Dimension Over Load).

Selain itu menggunakan HP saat berkendara, tidak memakai sabuk pengaman, pengendara dibawah umur. Lalu berkendara melawan arus serta berkendara di bawah pengaruh alkohol dan berkendara tidak menggunakan safety belt (khusus R4/R6).

“Kami dalam kegiatan operasi ini bersifat preemtif, preventif, dan kuratif atau penegakan hukum. Jadi setelah kami lakukan penilangan, para pelanggar akan diberikan himbauan Dikmas Lantas. Para pelanggar akan diberi himbauan berupa apa saja yang harus dilakukan saat berkendara,” tegas Rama mengakhiri. (Had/Red)