Manuver Politik, Rumah Dinas Bupati Berubah Merah?

Penampakan pagar depan rumah dinas Bupati Malang mulai di cat warna baru (ist)

BACAMALANG.COM – Manuver politik yang dilakukan Bupati Malang, HM Sanusi dari hijau ke merah makin terlihat jelas membawa banyak dampak.

Pasca mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) beberapa waktu lalu, serta mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sanusi mulai melakukan perubahan sedikit demi sedikit.

Perubahan bukan dalam hal teknis, namun lebih ke faktor non teknis.

Seperti terlihat di rumah dinas Sanusi di Jalan Gede, Klojen, Kota Malang. Rumah yang awalnya dominan berwarna hijau, kini mulai dirubah.

Berdasarkan pantauan awak media, hari ini sejumlah orang nampak sibuk mengecat pagar depan rumah dinas itu atau tepatnya bagian gerbang masuk.

Warna hijau yang sebelumnya dominan, kini mulai ditumpangi warna putih kombinasi merah. Entah perubahan warna rumah dinas ini mengindikasikan penegasan Sanusi terkait jalan politik baru yang dia tempuh, atau hal yang lain, tidak ada yang tahu.

Namun, Koordinator Badan Pekerja LSM Pro Desa, Achmad Khoesairi, memiliki pandangan lain perihal perubahan warna rumah dinas tersebut.

“Dulu, bupatinya Golkar warnanya kuning. Bupatinya NasDem, warnanya dirubah biru. Bupati dari PKB warnanya hijau. Sekarang pindah PDI jadi merah. Ini politik warna, cara-cara ndeso. Politiknya kayak anak kecil, politik warna itu seperti politiknya anak TK,” kata Khoesairi, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (28/2/2020).

Khoesairi pun menegaskan, politik warna sudah tidak zamannya dijalankan. Dia menilai hal itu sudah kuno.

“Kayak politik belajaran saja. Siapa yang diikuti, jadi ikut-ikutan saja,” tegas pria asli Poncokusumo ini. (mid/yog)