Tanggapi Kekhawatiran Warga Tanjungrejo Sukun, Ini Kata Jubir Satgas Covid-19 Pemkot

Foto: Petugas melakukan tracing. (ist)

BACAMALANG.COM – Jubir Satgas Covid-19 Pemkot Malang dr Husnul Muarif mengatakan terkait adanya satu pasien Covid-19, pihaknya telah melakukan upaya antisipasi penyebaran virus dengan melakukan tracing kepada warga. Selanjutnya tes rapid dan swab dilakukan pada Selasa (30/6/2020) nanti.

“Tracing sudah dilakukan oleh teman-teman Puskesmas Janti. Nanti hari Selasa dilakukan rapid dan swab,” tandas dr Husnul Muarif, Minggu (28/6/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Tanjungrejo Sukun, sempat was-was dan cemas buntut dari adanya satu pasien nenek S (50) yang dinyatakan positif Covid–19 dan sekarang dirawat di RST Kota Malang.

dr Husnul mengatakan, dalam tracing secara mendalam tersebut, ada yang masuk kriteria close contact dan open contact.

Untuk yang close contact ditindaklanjuti dengan treatment tes swab.

Sementara untuk yang tergolong open contact akan ditindaklanjuti dengan rapid tes.

Untuk rapid dan swab test dilakukan pada hari Selasa (30/6/2020) nanti.

“Kami telah melakukan tracing pada hari Sabtu (28/6/2020) dan Minggu (29/6/2020). Kami masih menjalankan entry data warga,” terang dr Husnul.

dr Husnul mengungkapkan, dari entry data diperoleh masukan yaitu untuk yang kategori close contact dan butuh dites swab ada sebanyak 12 orang. Dan untuk yang kategori open contact akan dirapid tes sebanyak 20 orang.

“Yang tergolong close contact akan dilakukan isolasi mandiri. Sedangkan untuk urusan sosial ekonomi ditangani oleh tim kampung tangguh,” ujar dr Husnul.

dr Husnul mengatakan, dirinya menyarankan masyarakat boleh melakukan aktivitas namun harus disiplin dan jangan meninggalkan protokol kesehatan.

“Masyarakat tetap bisa beraktifitas. Namun harus disiplin menjalankan protokol kesehatan,” pungkas dr Husnul. (Had/Red)