Sepanjang 2020, Ini Kasus Menonjol di Kota Malang

Foto: Konfrensi Pers Akhir Tahun 2020 Polresta Malang Kota, Selasa, 29/12/2020. (Ist)

BACAMALANG.COM – Terhitung sejak Januari hingga Desember 2020 banyak kejadian yang telah terjadi di kota Malang, seperti kasus kebakaran, banjir, pencurian, unjuk rasa hingga pembunuhan.

Namun ada beberapa kasus yang sangat menonjol sepanjang tahun 2020 selain kasus-kasus tersebut dimana kejadian itu terjadi masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Polresta Malang Kota dalam konfrensi pers akhir tahun mencatat ada dua kasus menonjol sepanjang tahun 2020, yakni kasus unjuk rasa anarkis dan kasus pembunuhan.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol. Dr. Leonardus Simarmata menjelaskan, bahwa kasus unjuk rasa anarkis yang terjadi di Kantor DPRD Kota Malang kota Malang itu, pihaknya menetapkan tiga orang tersangka yaitu, ANA (22), BK (21), serta RP (27).

“Mereka dijerat dengan Pasal 214 KUHP dan/atau Pasal 170 KUHP tentang pemaksaan dan perlawanan terhadap pejabat secara bersama-sama dan/atau melakukan kekerasan terhadap orang atau barang”, kata Kombes Pol Leonardus Simarmata dalam konfrensi pers akhir tahun 2020 Polresta Malang Kota, Selasa (29/12/2020).

Sementara untuk kasus pembunuhan Polisi menetapkan IMR (18) salah satu warga Kabupaten Malang sebagai tersangka pembunuhan yang terjadi di kamar Bengkel AC Family, Blimbing Kota Malang. IMR jerat dengan Pasal 338 KUHP perkara tindak pidana barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain atau pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP.

Leo menambahkan, bahwa selain itu Polresta Malang kota juga mencatat sebanyak 1251 kasus kriminal, Curanmor sebanyak 370 kasus.

Adapun untuk kasus Curat sepanjang tahun 2020 sebanyak 53 kasus, pencurian dengan kekerasan tahun 2020 sebanyak 8 kasus ungkap 11 kasus, kasus narkoba sebanyak 211 kasus ungkap 211 kasus, serta Laka Lantas yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 10 kasus selesai 10 kasus.

“Dua kasus menonjol yaitu pembunuhan dan unjuk rasa anarkis di Wilayah Kota Malang”, pungkas Leo. (Lis/red)