Sensasi Baru Bersepeda dan Wisata, Gowesata Siap Digelar

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Malang, Agoes Basoeki (kiri), Project Director Gowesata, Hendri Wijaya (tengah), Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni (kanan).(wahyu)

BACAMALANG.COM – Tubuh kita semakin lemas setiap harinya, karena ketika terjadi pandemi, kita diharuskan berdiam diri di rumah dan dianjurkan berjaga jarak dengan orang lain atau tidak berkerumun di keramaian.

Saat ini, setiap orang membutuhkan tubuh yang sehat dan imunitas yang kuat, karena itulah kunci pencegahan virus Covid-19 bagi tubuh kita.

Di Malang akan segera digelar event bersepeda dengan melewati jalur-jalur menuju sektor pariwisata. Event ini tidak hanya membuat badan menjadi sehat, tetapi juga akan memperkenalkan beberapa perjalanan wisata kepada masyarakat luas.

Acara yang diprakarsai di Kota Malang dan juga akan digelar di 17 kota di Indonesia mulai tanggal 25 hingga 26 Maret 2021.

Yakni di Malang, Yogyakarta, Lombok, Jakarta, Surabaya, Solo, Bandung, Makassar, Banyuwangi, Denpasar, Semarang, Medan, Bogor, Palembang, Padang, Madiun, dan Ponorogo.

Masa pendaftaran Gowesata dibuka mulai 16 Februari hingga 6 Maret 2021. Diikuti sebanyak 16.000 peserta, 240 tempat wisata dan total rute sepanjang 480 kilometer.

“Event ini diharapkan dapat menstimulasi masyarakat agar mau berolahraga untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Serta menjadi pengalaman baru sensasi bersepeda dan berwisata yang menyehatkan,” ujar Project Director Gowesata Hendri Wijaya.

Acara yang digagas oleh badan usaha bergerak dibidang pariwisata yakni bernama Wijaya Fun Holiday, menggelar event bertajuk “Gowesata” ini. Kegiatan yang diadakan untuk mendongkrak perekonomian melalui sektor pariwisata namun tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Apa yang dilakukan saat ini oleh pak Hendri dan tim nya, bahwa ini salah satu solusi bagaimana kita meningkatkan kepariwisataan yang saat ini sedang berjuang karena pandemi,” sambung Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Malang, Agoes Basoeki

Sebelum hari pendaftaran atau dimulainya event berskala besar, tim Gowesata akan melakukan campaign “Pariwisata Bangkit” selama 7 hari, dimulai tanggal 7 Februari hingga 13 Februari 2021. Tujuannya untuk mengeksplorasi  tempat wisata, UMKM, Hotel, serta berdiskusi dengan pemerintah daerah setempat terkait kondisi pariwisata di Indonesia.

Campaign ini akan didokumentasikan untuk membantu mempromosikan wisata daerah tujuan.

“Sebelum ke event besar big event Gowesata pada tanggal 25 -28 maret 2021 kita itu ada campaign, campaignnya adalah Pariwisata Bangkit, saya akan gowes dari malang sampai ke Bali selama 7 hari sendirian, tentunya nanti ada safety car ya dibelakang, kita ada videografer, produser, mekanik, director, mereka akan mengikuti saya gowes dari malang sampai bali, jadi harapannya temen-temen pariwisata yang lain juga melihat sektor ini,” tandas Hendri.

Selanjutnya dalam campaign ini, tim Gowesata akan mengundang teman-teman komunitas atau asosiasi sepeda yang ada di Jawa Timur dan Bali untuk ikut Gowes bersama. Kegiatan campaign akan dimulai 7 Februari mendatang yang dimulai dari Kota Malang, dengan upacara pembukaan dengan dibuka Rice Flag oleh Wali Kota Malang bertempat di The Shalimar Boutique Hotel Malang dan serta diikuti komunitas pariwisata dan komunitas pesepeda di Kota Malang.

“Jadi dimulai pada tanggal 7 Februari pertama, nanti akan dimulai dari the boutique hotel, kita akan menuju ke Surabaya di hari pertama, jadi nanti di hari pertama temen-temen komunitas akan mengawal saya hingga sampai di lawang saja. jadi saya berharap mereka juga akan ikut support acara ini, karena acara ini adalah support sektor pariwisata juga,” tegas Hendri.

Rute yang ditempuh tim Gowesata dalam campaignnya adalah dari Malang menuju Surabaya, kemudian pada tanggal 8 Februari menuju Kantor Gubernur Jawa Timur untuk menyerahkan undangan Grand Opening Gowesata. Selanjutnya ke kota Bondowoso dan menginap disana. Di hari kedua, tanggal 9 Februari, tim Gowesata akan menjelajahi wisata Kawah Wurung-Jampit yang berada di Bondowoso.

Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi. pada tanggal 10 Februari, tim melakukan explore ke wisata Baluran dan selanjutnya menuju ke Bali. Pada 11 Februari, tim Gowesata bertemu dengan Gubernur Bali untuk menyerahkan surat undangan closing ceremony Gowesata pada 28 Maret mendatang. Di saat yang sama, tim juga akan bersepeda bersama komunitas pariwisata daerah setempat.

“Hari ke-6 atau tanggal 12 Februari kami akan meet up dengan Bupati Gianyar guna hunting atau survei kegiatan donasi. Karena Gowesata di akhir acara nanti akan menyalurkan donasi untuk pariwisata terdampak Covid-19. Barulah tanggal 13 Februari kami kembali ke Malang,” jawabnya.

Puncak acara atau Closing Ceremony akan digelar di Bali pada 28 Maret 2021 dan disiarkan secara virtual. Akan dihadiri juga oleh Kemenparekraf, Kemenpora, Gubernur Bali dan performance dari sejumlah band tanah air.

“Tentunya harapannya yang paling besar adalah event ini bisa menjadi event kalender tahunan, semoga bisa menjadi tahunan, semoga di tahun 2022 sampai seterusnya gowesata akan terus ada,” pungkas Hendri.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai event Gowesata, dapat menghubungi disini : 0341-3029321 | 082233612200 | 085649992200 | www.gowesata.id | info@gowesata.id | @gowesata.id

(wah/zuk)