Kota Malang Segera Terapkan Masa Transisi Menuju New Normal

Foto: Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji. (Hum)

BACAMALANG.COM – Kota Malang segera menerapkan masa transisi selama tujuh hari kedepan guna mempersiapkan menuju masa New Normal. Masa transisi ini akan dimulai pada 31 Mei hingga 6 Juni 2020 mendatang.

Bertempat di Polresta Malang Kota Pemerintah kota Malang bersama instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) kesiapan pengamanan diberlakukannya tatanan kehidupan baru (New Normal) Pasca penerapan PSBB Malang Raya. Selain Walikota, Sutiaji turut hadir Kapolresta Malang Kota, Leonardus Simarmata, Dandim 0833 Kota Malang, Tommy Anderson dan Danlanal Malang, Hreesang Wisanggeni.

Dalam paparannya, Sutiaji menjelaskan bahwa pada masa transisi nanti akan dilakukan penyiapan sarana dan prasarana, penyesuaian tempat, SOP serta manajemennya. “Cek kesiapan juga akan terus dilakukan. Jika tidak siap maka belum diperkenankan buka hingga persyaratan dipenuhi, dan Itu berlaku disemua cluster dunia usaha, kata Sutiaji, Sabtu (30/5).

Sutiaji berharap, masyarakat dapat hidup sehat ditengah pandemi Covid-19. Sehingga perekonomian dapat perlahan-lahan berjalan dengan normal meski tidak bisa normal seperti sebelum ada Covid-19.

“Pada masa New Normal nanti memang akan kita longgarkan tapi tidak selonggar-longgarnya. Semuanya sudah kita atur di Ranperwal untuk penerapan masa New Normal ini”, terang Sutiaji.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Leonardus mengatakan, bahwa Polresta Malang Kota sudah mempersiapkan perencanaan pendisiplinan untuk warga agar tetap mematuhi peraturan.

Ia menilai penerapan New Normal memang lebih fleksibel dibandingkan masa PSBB. Namun, selama masa transisi ini masyarakat tetap dituntut untuk disiplin.

“Kami meminta kesadaran masyarakat untuk berperilaku disiplin. Taat aturan dengan menerapkan protokol kesehatan”, tegasnya.

Leonardus menegaskan bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran di masa New Normal maka pihaknya akan memberikan sanksi berupa blanko teguran seperti pada masa PSBB.

“Iya, kami akan terapkan itu. Bagaimanapun kami masih menuggu Perwali untuk menegakkan aturan tersebut,” pungkas Leo. (lis/red)