Antisipasi Covid-19, Delapan Unit Wastafel Dipasang Koramil Pujon

Foto: Jajaran Koramil Pujon saat sesi foto bersama, usai menyelesaikan pemasangan delapan unit waftafel. (Eko Sabdianto)

BACAMALANG.COM – Komandan Koramil (Danramil) Pujon beserta anggotanya, enam Babinsa Ramil / 01 Pujon, telah selesaikan pengerjakan pemasangan delapan unit wastafel. Buah karya prajurit TNI itu ditempatkan di lokasi yang rentan terjadinya penularan Corona Virus Desease (Covid-19). 

Hal tersebut merupakan bagian dari karya bhakti program Kodim 0818/Kabupaten Malang. Target program tersebut mempercepat penanganan penyebaran Covid-19.

Delapan unit wastafel tersebut ditempatkan di beberapa titik, antara lain di gedung PAUD Permata Saru 1 Desa  Tawangsari, KB PKK Tunas Bangsa Desa Ngroto, TK Dharma Wanita Desa Ngroto. Berikutnya, satu wastafel dipasang di Pasar Besar Pujon Desa Pujon lor, satu unit dipasang di Pasar Mantung, Pasar Dewi Sri Desa Ngabab, SDN 1 Pujon Lor dan SDN 3 Pujon Lor. 

Danramil 01 Pujon, Kapten Inf. Tartib, menegaskan penempatan wastafel tersebut guna mencegah terjadinya penyebaran virus corona di wilayah Kecamatan Pujon.

Danramil beserta enam Babinsa Ramil 01 Pujon memasang wastafel di tempat-tempat rawan penyebaran Covid-19. Senin (29/6/2020 )

“Tujuan dibangunnya wastafel ini, guna memberikan sarana cuci tangan di tempat-tempat yang rawan terjadinya penyebaran virus corona di wilayah Pujon,” tutur Kapten Inf. Tartib.

Selain imbauan membudayakan cuci tangan sehabis melakukan aktifitas, Danramil 0818/ 01 Pujon juga mengimbau masyarakat Pujon untuk selalu mengunakan masker dan jaga jarak.

Lewat pemberlakuan New Normal di Malang Raya saat ini, memang di sektor perekonomian akan berjalan normal. Namun demkian diharapkan masyarakat tetap selalu waspada terhadap penyebaran virus corona.

“Kita tidak boleh lengah. Harus selalu waspada dan mentaati protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penyebaran virus corona, karena virus corona bisa saja ada di orang-orang sekitar kita,” ujarnya meyakinkan.

Akhir Juni 2020 hingga waktu yang belum ditentukan, TNI dan Polri akan melakukan penindakan kepada masyarakat yang tidak menaati protokol kesehatan. Salah satunya tidak memakai masker.

“Apabila kedapatan ada masyarakat yang tidak mengunakan masker, maka kami akan melakukan penindakan seperti sita KTP,” tegas Danramil Pujon. (Eko/Red)