Emak-emak Ini Dilatih Disnaker Buat Suvenir

Para emak-emak mendapatkan pelatihan membuat suvenir dari Disnaker (ist)

BACAMALANG.COM – Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Kabupaten Malang memberikan pelatihan pembuatan suvenir kepada 30 emak-emak.

Pelatihan ini dilakukan melalui Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Kabupaten Malang. Emak-emak itu diberi pelatihan pembuatan kerajinan dan suvenir berupa sulam tiga dimensi dan bros wire.

Pada pelatihan ini Disnaker menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja atau LPK Ganesha.

Kepala Disnaker Kabupaten Malang, Drs Yoyok Wardoyo melalui Sekretaris Disnaker Kabupaten Malang, Moch Yekti Pracoyo menjelaskan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi dan meningkatkan kemampuan bagi peserta. Utamanya untuk menghasilkan produk industri kreatif.

“Pelatihan ini digelar untuk membentuk perajin yang profesional. Sehingga dapat meningkatkan lapangan pekerjaan home industri. Serta meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Yekti, belum lama ini.

Selain itu, pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan baru. Melainkan juga menjadikan suvenir sulam tiga dimensi dan bros wire sebagai salah satu handicraft khas Kabupaten Malang.

“Hadapannya, para peserta pelatihan menjadi perajin yang profesional dan produktif serta kerajinannya dapat dikomersialkan sebagai industri kreatif di Kabupaten Malang,” tandas Yekti.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas, Sri Mahanani menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan seseuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Sesuai dengan transisi menuju New Normal.

“Sebelum masuk, para peserta masuk ke bilik antiseptik. Kemudian dicek suhu melalui termogun. Selain itu juga mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan hand sanitizer. Semua peserta wajib bermasker,” beber Nani. (mid/yog)