Lembah Savera Wahana Pendidikan Bagi Anak Usia Dini

Sekolah Alam Lembah Savera (ist)

BACAMALANG.COM – Lembah Savera yang berlokasi di Desa Jambangan Dampit memberikan ruang untuk pendidikan di alam terbuka dalam mengatasi kebosanan belajar di dalam kelas.

Camat Pakisaji, Mumuk Hadi Martono SH MHum menjelaskan pendidikan di luar ruangan jelas sangat baik bagi anak-anak karena akan membawa psikologis baik bagi pertumbuhan anak .

Belajar dapat juga dilaksanakan di alam bebas, tatkala anak-anak jenuh di dalam kelas, sebagai guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dapat mengajak para murid Taman Kanak-kanak (TK) berwisata alam di Lembah Savera Desa Jambangan Dampit Kabupaten Malang bisa menumbuhkan minat belajar baru pada siswa .

Menurutnya , penurunan semangat belajar anak sekolah bisa membuat anak anak mengalami stres sehingga perlunya guru dan siswanya belajar di alam terbuka .

Latar belakang pendirian Lembah Savera sebagai upaya kepedulian dirinya pada dunia pendidikan khususnya anak anak agar bisa belajar di alam terbuka dan persiapanya kelak saat purna tugas .


“Kebetulan di dekat rumah saya ada lahan untuk kandang kambing yang representatif dekat dengan alam. Saya mencari tahu tentang sistem pembelajaran sekolah alam, terus saya ke sana. Kok, enak suasananya nyenengin,” tuturnya.

Setelah survei dan bertanya langsung kepada para guru ,dirinya meminta bantuan rekan guru yang berpengalaman untuk melihat langsung sekolah alam untuk dijadikan refrensi pendirian Lembah Savera.

Sekolah alam merupakan barang baru di dunia pendidikan Indonesia. Usianya mungkin baru sekitar satu dekade. Kepopuleran metode pembelajaran ini memang dimulai dari Inggris, tapi sebuah tulisan menyebut penggagasnya adalah orang Denmark.

Karena pada dasarnya esensi tujuan pendidikan pada anak usia dini diantaranya adalah membantu anak mengenali, memahami dan menyesuaikan diri secara kreatif dengan lingkungannya. Pengamatan secara langsung terhadap lingkungan alam sekitarnya, akan menyebabkan kecerdasan anak, terutama kecerdasan terhadap pengenalan lingkungan sekitarnya akan berkembang dan tumbuh

Tujuannya adalah untuk melihat fenomena-fenomena alam, belajar melalui wisata alam ini akan berkesan dalam pikiran anak, dan mengembangkan pemikirannya, merangsang anak-anak untuk berbuat karena mereka membuktikan dan menyaksikan sendiri kejadian alam yang terjadi disekitar mereka.

Dengan kegiatan belajar edukasi, keratifitas, dan aktivitas pengenalan alam ini, para murid TK ini berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya, sehingga pengetahuan anak terhadap lingkungan bertambah.

Selain itu, pengenalan alam sekitar juga meningkatkan perkembangan anak yang lain seperti perkembangan sosial, pribadi dan perkembangan moral anak. Sehingga dengan pengenalan alam sekitar diharapkan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan yaitu mengenalkan dan meningkatkan kepedulian anak terhadap lingkungan dan alam sekitarnya.

Dengan pengenalan alam sekitar, contohnya dengan berkarya wisata seperti yang dilakukan para murid ini, anak-anak diharapkan berbaur dan membangun kedekatan dengan temannya sehingga anak akan menjadi satu.