Polres Malang Tak Segan Bubarkan Kampanye yang Melanggar Prokes

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat memberikan keterangan kepada wartawan (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Polres Malang tidak segan membubarkan kampanye yang melanggar protokol kesehatan.

Hal ini tegaskan Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar usai forum silahturahmi Kamtibmas di Hotel Mirabell Kepanjen, Rabu (30/9/2020).

“Kita bisa bubarkan. Kita nanti ada dari Bawaslu, TNI, dari Polri. Sudah ada Peraturan KPU, dan juga ada peraturan Bawaslu. Sudah jelas harus protokol kesehatan diutamakan dalam tahapan masa kampanye ini,” kata Hendri.

Kapolres kelahiran Solok Sumatera Barat menambahkan, jika sudah diberikan peringatan namun para pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati masih melanggar, Polres Malang bakal mengambil tindakan tegas.

“Jadi kalau ada pelanggaran, kita sudah berikan himbaun sekali, dua kali, ternyata tidak diindahkan, masih tetap melakukan pelanggaran, saya yakinkan kita bisa melakukan tindakan tegas. Seperti membubarkan kampanye tersebut. Memotong atau mengintervensi agar pelaksanaan kampanye segera selesai. Itu bisa kita laksanakan bila protokol kesehatan tidak dilaksanakan,” terang Hendri.

Lebih jauh, Hendri menjelaskan, seluruh kegiatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terus dipantau oleh aparat berwenang.

“Dalam tahapan kampanye ini, baik paslon nomor satu, dua ataupun nanti nomor tiga. Saya sudah sampaikan, bahwa dari Gugus Tugas kemudian TNI-Polri yang ada di setiap kecamatan, harus memantau pelaksanaan kampanye. Apakah protokol kesehatan dilaksanakan, semua yang datang sudah memakai masker, menyediakan sanitizer, menjaga jarak. Semua harus menjadi atensi utama,” pungkasnya. (mid/yog)