Event Kejuaraan Sepi, Atlit Downhill Ini Berharap Pandemi Segera Berlalu

Foto: Hildan Afosma Katana (ist)

BACAMALANG.COM – Pandemi memporak-porandakan sendi kehidupan, termasuk kepada tiadanya event kejuaraan olahraga.

“Saya prihatin atas adanya pandemi. Semoga pandemi cepat berlalu, keadaan membaik, dan event olahraga bisa normal diadakan,” tegas rider peraih medali Emas Downhill SEA Games 2013, Hildan Afosma Katana, Minggu (31/1/2021).

Hildan menceritakan, dirinya menekuni olahraga MTB Downhill sejak tahun 2005. Ditanya alasan memilih cabor ini, ia mengaku awalnya adalah hobi belaka. “Pertama dari hobi, namun lama-kelamaan jatuh cinta sama olahraga ini karena penuh dengan tantangan,” tutur pria kelahiran 1 Juli 1991 itu.

Salah satu prestasi menonjol adalah sukses meraih medali emas SEA Games Myanmar tahun 2013 kategori individual Downhill.

Tidak Ada Balapan

Adanya pandemi juga berdampak pada cabor bersepeda ini. “Dampaknya begitu banyak dari segi balapan dari tahun 2020 sampai sekarang tidak ada balapan multi event hanya lokal. Sampai SEA Games 2021 pun masih belum ada informasi dari pihak penyelenggara,” papar arek asli Batu ini.

Hildan sampai sekarang terus membagikan skill dan kemampuan yang dimiliki kepada para junior. “Allhamdulilah ilmu yang saya dapat bisa saya berikan kepada junior-junior saya secara teori maupun praktik,” papar Hildan.

Sampai sekarang Hildan eksis dalam mengelola akademi. “Saya bersyukur mempunya Academy bernama Afos Katana Family yang sampai saat ini masih eksis,” tukas Hildan.

Hildan mempunyai harapan pandemi cepat pergi. “Harapan saya pandemi ini cepat berlalu dan Kita semua diberikan kesehatan jasmani,” papar Hildan.

Moment Bersejarah

Saat itu (tahun 2013) nomor downhill akhirnya menyumbang emas bagi kontingen Indonesia lewat Hildan Afos Katana menjadi tercepat pada lintasan balap SEA Games 2013 di Mount Pleasant, Naypyitaw, Myanmar.

Saat itu, arek Batu, Malang, ini membukukan catatan waktu 00.02.22,324 saat menempuh jarak 1,6 km. Raihan waktu ini berbeda tipis dari pebalap Indonesia lainnya, Purnomo, yang merebut perak dengan waktu 00.02.22.999.

Emas ini adalah yang pertama selama karir Hildan Afos Katana dan pertama bagi kontingen Indonesia karena pada nomor downhill putri, Risa Suseanty, hanya meraih medali perak.

“Medali emas itu adalah buah latihan keras di pelatnas dalam satu bulan bersama pelatih Oky Respati,” terang Hildan mengakhiri. (had)