Sambut Hari Lahir Pancasila, MPC PP Kota Malang Perkuat Persaudaraan

Foto: Halal Bihalal PP Kota Malang. (yog)

BACAMALANG.COM – Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Blimbing menggelar Halal bi halal Idul Fitri 1441 H di Hotel Swiss Bellin, Malang, Minggu (31/5/2020). Momen ini sekaligus untuk memperkuat persaudaraan antar pengurus dan kader.

Halal Bihalal yang juga untuk menyambut Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2020 ini, dihadiri sekitar 100 orang dengan menerapkan protokol kesehatan seperti pemeriksaan suhu tubuh, pakai masker dan jaga jarak.

Ketua Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Blimbing Yudi Sinyo mengatakan bahwa kesempatan ini sebagai ajang silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan seluruh PAC Pemuda Pancasila Kota Malang.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Malang H Agus Sunar Dewabrata, SH. Ia memaparkan bahwa selain konsolidasi, pihaknya juga ingin lebih mempererat lagi persaudaraan diantara keluarga besar PP.

“Dan yang penting saling memaafkan, (karena) biasa kan diantara temen-temen kemarin ada yang berbeda pendapat. Untuk itu kita ingin menyamakan persepsi,” kata Agus, sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan ini, juga hadir Komandan Men Armed 1 Kolonel Didik Harmono. “Beliau hadir karena kedekatan dengan kita, seperti kegiatan saat penyaluran bansos Covid-19 kemarin,” jelasnya.

Ia berharap, kedepannya PP akan selalu bersinergi dengan TNI-Polri dalam hal apapun. “PP ini kan berdirinya dari ABRI, jadi otomatis kalau sekarang lagi musim Covid-19 ya sinergi dalam penyaluran bansos,” terangnya.

Sementara itu, Majelis Pimpinan Organisasi Pemuda Pancasila (MPO PP) Kota Malang, Edy Wahyono mengaku sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. Ia pun optimis bahwa ormas ini kedepannya bisa semakin lebih baik dan keberadaanya bisa dirasakan oleh masyarakat dan anggotanya sendiri.

“Kedepannya PP ini harus meninggalkan paradigma lama yang kesannya begitu-begitu saja. Ini harus mulai difikirkan, seperti bagaimana anggota yang belum ada pekerjaan dan lain sebagainya bisa diikutkan pelatihan. Ya ini harus difikirkan oleh petinggi-petingginya PP. Memang harus ditata biar ada kreatifitas,” tandasnya. (yog/red)