Sengketa Hasil Verfak Malang Jejeg Masuk Tahap Musyawarah

Tim Malang Jejeg memberikan keterangan kepada wartawan usai sidang musyawarah di kantor Bawaslu (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Permohonan sengketa hasil verifikasi faktual syarat minimal dukungan yang diajukan Malang Jejeg memasuki tahap musyawarah di Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Malang.

Hari ini Malang Jejeg bersama bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Malang perseorangan, Heri Cahyono dan Gunadi Handoko, dipertemukan dengan Komisioner Komisi Pemilihan Umum di ruang sidang kantor Bawaslu, Jalan Trunojoyo, Senin (31/8/2020).

Sidang musyawarah tertutup hasil sengketa verifikasi faktual itu berlangsung mulai pukul 10.30 WIB. Sidang musyawarah sempat di skors dan dilanjutkan pukul 15.00 WIB, hingga berakhir pukul 16.15 WIB.

Dari hasil musyawarah tertutup, baik Malang Jejeg ataupun KPU sama-sama tidak mencapai kata sepakat.

“Ya artinya dari apa yang kita mintakan, kemudian KPU tidak bisa memenuhi. Yang kita mintakan ada dua hal. Pertama, kita kehilangan waktu, supaya waktu kita diganti. Kedua, waktu diganti itu untuk menyelesaikan verifikasi faktual perbaikan, sebanyak 45 ribu sekian itu,” kata Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Sutopo Dewangga.

Sutopo menambahkan, KPU keberatan atas apa yang diminta Malang Jejeg. Sehingga, dalam musyawarah itu tidak ditemui kata sepakat.

“Maka kita akan ke tahap selanjutnya. Musyawarah terbuka. Publik bisa menghadiri,” jelasnya.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini, enggan menyampaikan hasil musyawarah tertutup hari ini. Dia berdalih, musyawarah bersifat tertutup ini tidak bisa disampaikan ke publik.

“Ya karena sidang tertutup, tidak bisa disampaikan. Besok saja kalau sidang terbuka. Mohon maaf ya,” ujar Anis. (mid/yog)