Tak Cuma Teori, Mahasiswa K3 Universitas Kepanjen Digembleng Hadapi Situasi Bencana - BACAMALANG.COM

Menu ✖

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 27 Sep 2026 13:57 WIB ·

Tak Cuma Teori, Mahasiswa K3 Universitas Kepanjen Digembleng Hadapi Situasi Bencana


 Mahasiswa antusias mengikuti salah satu sesi dalam giat BPBD Kabupaten Malang, pendampingan Pelatihan Safety Day Out (Sadot) bagi mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Program Sarjana Universitas Kepanjen. (IG BPBD) Perbesar

Mahasiswa antusias mengikuti salah satu sesi dalam giat BPBD Kabupaten Malang, pendampingan Pelatihan Safety Day Out (Sadot) bagi mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Program Sarjana Universitas Kepanjen. (IG BPBD)

BACAMALANG.COM – Upaya membangun generasi yang siap menghadapi situasi darurat dan bencana terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang. Salah satunya melalui pendampingan Pelatihan Safety Day Out (Sadot) bagi mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Program Sarjana Universitas Kepanjen.

Kegiatan yang digelar di halaman Kantor BPBD Kabupaten Malang, Sabtu (26/9/2026), tersebut diikuti 56 mahasiswa dan 19 pendamping. Para peserta mendapat pembekalan sekaligus praktik lapangan bersama personel Sahabat Tangguh BPBD Kabupaten Malang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., mengatakan pelatihan tersebut dirancang agar mahasiswa K3 memiliki pengalaman praktis, tidak hanya mengandalkan pemahaman teori yang diperoleh di bangku kuliah.

“Kegiatan ini kami rancang agar mahasiswa K3 tidak hanya paham teori di kelas, tetapi juga mampu praktik langsung manajemen kebencanaan, PPGD, hingga vertical rescue di lapangan,” ujar Purwoto, Minggu (27/9/2026).

Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa mendapat materi mengenai pengantar manajemen penanggulangan bencana, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), hingga teknik vertical rescue.

Selain menerima materi, peserta juga diajak mengikuti sejumlah praktik secara langsung. Antusiasme terlihat saat mahasiswa menjalani setiap sesi yang diberikan oleh tim Sahabat Tangguh BPBD.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Malang berharap mahasiswa K3 tidak hanya memiliki kompetensi di bidang keselamatan dan kesehatan kerja, tetapi juga mampu memahami langkah-langkah penanganan kondisi darurat dan kebencanaan.

Ke depan, mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai agen edukasi kebencanaan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. Dengan demikian, kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana dapat semakin tumbuh di berbagai lapisan masyarakat.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

DPRD, Pemkab dan BAZNAS Kabupaten Malang Salurkan Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Korban Gempa NTT

27 September 2026 - 09:28 WIB

Sepekan 105 Gempa Terekam di Jatim, BMKG Pastikan Tak Ada yang Dirasakan Warga Malang

25 September 2026 - 14:13 WIB

Teguh Santosa Tegaskan JMSI Dukung Penuh HPN 2027

25 September 2026 - 09:11 WIB

Nikah Siri Saat Masih Punya Istri Sah? Ini Risiko Pidana dan Perdata yang Sering Tidak Disadari

24 September 2026 - 07:22 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Nasional, Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah

23 September 2026 - 08:21 WIB

Gus Qoyyum Kupas Makna Penyucian Jiwa dalam Pengajian Maulid Nabi di Bedali

21 September 2026 - 20:10 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !