Sedekah Bumi dan Peluncuran Batik Soemoredjo di Sumberdem - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 15 Mei 2025 09:29 WIB ·

Sedekah Bumi dan Peluncuran Batik Soemoredjo di Sumberdem


 Simbolis peresmian batik dalam rangkaian selamatan genduri atau nyadran Minggu, 11 Mei, ditutup 12 Mei dengan Gebyar Seni Budaya Desa Sumberdem.(ist) Perbesar

Simbolis peresmian batik dalam rangkaian selamatan genduri atau nyadran Minggu, 11 Mei, ditutup 12 Mei dengan Gebyar Seni Budaya Desa Sumberdem.(ist)

BACAMALANG.COM – Warga Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, menggelar tradisi sedekah bumi sebagai wujud rasa syukur kepada Sang Pencipta serta penghormatan kepada leluhur yang berjasa dalam berdirinya desa. Kegiatan ini semakin istimewa dengan peluncuran batik khas desa bernama Batik Soemoredjo.

Acara sedekah bumi digelar di rumah Kepala Desa Sumberdem, Purwati SE, untuk warga Dusun Sumberingin dan Sumbergelang, sementara warga Dusun Duren Gede dan Rekesan mengadakan ritual di rumah Kepala Dusun Rekesan. Tradisi ini menjadi momen sakral bagi masyarakat yang turun-temurun menjaga adat sebagai bentuk syukur dan doa bagi kelangsungan desa.

Menurut Sukadianto, perangkat desa sekaligus penggiat desa wisata, tradisi ini memiliki makna mendalam. “Sedekah bumi bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga simbol penghormatan kepada leluhur yang berjasa bagi desa ini. Kami ingin terus melestarikan adat ini agar generasi mendatang tetap memahami nilai-nilai kearifan lokal,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Khotmil Qur’an, doa bersama oleh saudara-saudara Nasrani, Istighotsah, dan Tahlil. Acara ditutup dengan pembacaan Mocopat, sebuah tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Warga juga menikmati pertunjukan kesenian Langgam Beksan Tayub, yang kemudian dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit sebagai puncak acara. Tahun ini, sedekah bumi menjadi semakin istimewa dengan peluncuran Batik Soemoredjo oleh Kepala Desa Purwati.

Motif Batik Soemoredjo terinspirasi dari ukiran pada keris pusaka desa, pemberian Sesuhunan Paku Buwono X kepada Mbah Soemoredjo, Wedono Malang sekaligus Kepala Desa Sumberdem pertama. Keris tersebut bertanggal 2 Mei 1911 dan telah mendapatkan kekancingan dari pihak Keraton terkait keasliannya. Motif pada pusaka tersebut meliputi mahkota bertuliskan PB dan titik berjumlah 10, serta daun kopi berjumlah 8, melambangkan potensi Desa Sumberdem sebagai penghasil kopi sejak era Cultuurstelsel.

Peluncuran batik khas desa ini menjadi bagian dari upaya pelestarian sejarah dan identitas budaya lokal agar tetap dikenal oleh generasi muda. Warga berharap, sedekah bumi dan peluncuran Batik Soemoredjo semakin memperkuat kebersamaan serta menjaga warisan budaya desa yang telah ada sejak dahulu.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor/publisher: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 144 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mau Umroh Tanpa Ribet? Pilih Paket Umroh Tanpa Transit Bareng Ar-Raihan Travelindo

24 Mei 2026 - 08:01 WIB

Ekspo Ketahanan Pangan Pakisaji Dorong Inovasi Pertanian, Petani Diajak Melek Teknologi dan Pasar

24 Mei 2026 - 05:44 WIB

Permintaan Kambing Dominan, Harga Hewan Kurban di Kabupaten Malang Naik 15 Persen

23 Mei 2026 - 14:44 WIB

Bukan Sekadar Umrah, Jamaah Ungkap Pengalaman Berkesan Bersama Alia Tour

23 Mei 2026 - 12:13 WIB

Umroh Bintang 5 Mulai Rp42,9 Juta! Ibadah Nyaman 12 Hari Bersama Ar-Raihan Travelindo

23 Mei 2026 - 11:00 WIB

Perjalanan Suci dengan Pendampingan Hangat untuk Lansia

23 Mei 2026 - 10:17 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !