Ekspo Ketahanan Pangan Pakisaji Dorong Inovasi Pertanian, Petani Diajak Melek Teknologi dan Pasar - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

EKOBIZ · 24 Mei 2026 05:44 WIB ·

Ekspo Ketahanan Pangan Pakisaji Dorong Inovasi Pertanian, Petani Diajak Melek Teknologi dan Pasar


 Camat Pakisaji Taufik Nurahman S.STP. M.AP, mendukung program ketahanan pangan nasional, menggelar expo berkolaborasi dengan PT Syngenta. (IG Pakisaji) Perbesar

Camat Pakisaji Taufik Nurahman S.STP. M.AP, mendukung program ketahanan pangan nasional, menggelar expo berkolaborasi dengan PT Syngenta. (IG Pakisaji)

BACAMALANG.COM – Sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Namun di tengah perannya yang vital, para petani masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari alih fungsi lahan, fluktuasi harga sarana produksi, hingga keterbatasan akses teknologi pasca panen.

Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan Ekspo Program Ketahanan Pangan digelar di Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama dengan PT Syngenta dan diikuti para petani dari sejumlah desa di wilayah Pakisaji.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai edukasi dan praktik lapangan, seperti demplot varietas benih unggul, uji coba pupuk hayati, hingga praktik pengendalian hama terpadu. Penyelenggara juga membuka klinik konsultasi bagi petani untuk membahas persoalan yang dihadapi di lahan masing-masing.

Camat Pakisaji, Taufik Nurahman, yang hadir dalam acara tersebut menegaskan pentingnya pemahaman teknologi dan pemasaran bagi para petani.

“Petani Pakisaji tidak hanya menanam, tapi juga harus paham teknologi dan pasar. Sinergi dengan pihak swasta diharapkan memberi solusi konkret mulai dari bibit unggul, efisiensi input, hingga pasca panen,” ujar Taufik Nurahman.

Selain membahas inovasi pertanian, diskusi dalam ekspo juga menyoroti persoalan regenerasi petani dan upaya menjaga lahan pertanian agar tetap produktif. Sejumlah peserta turut menyampaikan kendala terkait tingginya biaya produksi serta harga jual hasil panen yang dinilai masih belum stabil.

Penyelenggara menyebut kegiatan serupa akan kembali diupayakan pada musim tanam berikutnya guna memperluas jangkauan edukasi dan konsultasi bagi petani di wilayah Kabupaten Malang.

Pewarta : Hadi Triswanto
Editor : Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Mau Umroh Tanpa Ribet? Pilih Paket Umroh Tanpa Transit Bareng Ar-Raihan Travelindo

24 Mei 2026 - 08:01 WIB

Permintaan Kambing Dominan, Harga Hewan Kurban di Kabupaten Malang Naik 15 Persen

23 Mei 2026 - 14:44 WIB

Bukan Sekadar Umrah, Jamaah Ungkap Pengalaman Berkesan Bersama Alia Tour

23 Mei 2026 - 12:13 WIB

Umroh Bintang 5 Mulai Rp42,9 Juta! Ibadah Nyaman 12 Hari Bersama Ar-Raihan Travelindo

23 Mei 2026 - 11:00 WIB

Perjalanan Suci dengan Pendampingan Hangat untuk Lansia

23 Mei 2026 - 10:17 WIB

THU Sjava Bikin Menabung Haji & Umroh Lebih Mudah Tanpa Beban Lewat Aplikasi TAJIRO

23 Mei 2026 - 09:25 WIB

Trending di EKOBIZ

©Hak Cipta Dilindungi !