Gempa M 7,7 Guncang Mindanao, BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Malang Raya Aman - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 8 Jun 2026 16:05 WIB ·

Gempa M 7,7 Guncang Mindanao, BMKG Cabut Peringatan Tsunami, Malang Raya Aman


 Konferensi pers, digelar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang resmi mencabut peringatan dini tsunami untuk wilayah Indonesia menyusul gempa M 7,7 di Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026) yang dinyatakan berakhir pukul 10:15:51 WIB. (You Tube Info BMKG) Perbesar

Konferensi pers, digelar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang resmi mencabut peringatan dini tsunami untuk wilayah Indonesia menyusul gempa M 7,7 di Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026) yang dinyatakan berakhir pukul 10:15:51 WIB. (You Tube Info BMKG)

BACAMALANG.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mencabut peringatan dini tsunami untuk wilayah Indonesia menyusul gempa M 7,7 di Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026). Peringatan dinyatakan berakhir pukul 10:15:51 WIB.

Gempa bumi tektonik terjadi pukul 06:37:42 WIB di Pantai Selatan Mindanao, Filipina. Hasil analisis BMKG menunjukkan magnitudo 7,7 pada kedalaman 47 km. Episenter berada di 5,80° LU; 125,14° BT, atau 244 km barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara.

Wilayah Malang Raya dipastikan tidak terdampak gempa bumi maupun potensi tsunami. Berdasarkan pemodelan BMKG, status Siaga 0,5–3 meter hanya berlaku untuk 15 daerah di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara. Status Waspada < 0,5 meter juga tidak mencakup wilayah Jawa Timur. Guncangan gempa bumi tidak dirasakan di Kota Malang, Kabupaten Malang, maupun Kota Batu.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc. mengatakan, pencabutan dilakukan setelah tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan. “Dengan memperhatikan kondisi terkini terkait hasil observasi di beberapa wilayah terdampak, maka peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada jam 10:15:51 WIB,” kata Wijayanto.

Berdasarkan SOP, BMKG merilis empat kali peringatan dini. Peringatan Dini 1 pukul 06:40:44 WIB memuat parameter gempa bumi dan status ancaman. Peringatan Dini 2 pukul 06:51:26 WIB berisi pembaruan parameter. Peringatan Dini 3 memuat hasil observasi tide gauge, dengan tsunami tertinggi 0,75 meter terdeteksi di Talengen, Sangihe pada pukul 08:20 WIB. Peringatan Dini 4 pukul 10:15:51 WIB menyatakan peringatan berakhir.

Gempa bumi dirasakan hingga Indonesia. Intensitas VI MMI terjadi di Miangas dan Melonguane, menyebabkan plester dinding jatuh. Intensitas V MMI di Siau dan Tagulandang, IV MMI di Morotai, Halmahera Utara, dan Kota Manado, serta III MMI di 13 daerah lain termasuk Ternate, Palu, dan Bitung. Hingga pukul 10:00 WIB, BMKG mencatat 20 gempa bumi susulan M 3,9 hingga M 6,7. Dua di antaranya dirasakan warga.

BMKG terus memantau aktivitas gempa bumi susulan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Masyarakat diminta tidak panik dan memastikan informasi resmi hanya dari kanal BMKG: Instagram atau X @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id, dan aplikasi infobmkg.

Pewarta: Hadi Triswanto
Editor: Rahmat Mashudi Prayoga

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

“Be Together, Grow Together”, Forkom Agribisnis Dorong Mahasiswa Cerdas, Berkarakter, dan Beretika

5 Juni 2026 - 10:08 WIB

Viral Pejabat BGN Ditangkap, Pengamat Soroti Krisis Tata Kelola Program MBG

4 Juni 2026 - 16:45 WIB

JMSI Jatim Siap Gelar Pelantikan Pengurus dan FGD Media

2 Juni 2026 - 19:12 WIB

Sukses Reboisasi Pujon Hill, UMM Hidupkan Kembali Mata Air dan Pasok Air Bersih untuk Empat Dusun

2 Juni 2026 - 18:54 WIB

Renungan Peringatan 1 Juni, Pancasila Adalah Rumah Bersama

1 Juni 2026 - 12:44 WIB

Hari Lahir Pancasila: Meneguhkan Gotong – Royong di Tengah Arus Individualisme

1 Juni 2026 - 12:38 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !