Acara Srawung Kampung-Kota, Berbagi Pengalaman Kala Pandemi

Caption : Acara Srawung Kampung-Kota, 1 s/d 2 September 2021. (ist)

BACAMALANG.COM – Guna mengedukasi wacana Rumah dan Kampung menjadi pertahanan terakhir dari pandemi, digelar acara Srawung Kampung-Kota, pada 1 s/d 2 September 2021 nanti secara online.

Kegiatan ini merupakan sinergi Prodi Sosiologi FISIP UNS (Universitas Solo) dan Komunitas Kampungnesia.

“Kegiatan ini merupakan sinergi Prodi Sosiologi FISIP UNS (Universitas Solo) dan Komunitas Kampungnesia. Giat ini merupakan kolaborasi dengan para penggerak dan pembakti kampung lintas disiplin,” tegas koordinator acara dari Sosiologi FISIP Universitas Solo,
Ramdhon, Kamis (26/8/2021).

Dikatakannya, Srawung Kampung-Kota menjadi ruang berbagi bersama, berbagai bentuk pengetahuan kampung-kota.

Acara digelar dengan tujuan menjadikan basis kerja platform Kampungnesia menjadi modal awal berjejaring sesama pegiat, peneliti maupun aktivis untuk mendorong ruang-ruang dialog untuk mempromosikan kampung-kota sebagai pengetahuan bersama.

BENTENG TERAKHIR PANDEMI

Srawung Kampung-Kota ingin merespon transformasi kota secara luas maupun bersamaan momentum pandemi. Rumah dan kampung menjadi benteng sekaligus ruang terakhir untuk bertahan di tengah arus pandemi.

“Pengalaman di beberapa komunitas juga ingin kita pelajari. Dalam skala administrasi Kelurahan tata kelola & inovasi apa yang dilakukan. Selain itu, beragam bentuk respon pada level komunitas (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat/Jaringan Kampung Nusantara) juga ingin dibagikan sebagai pengetahuan bersama melawan pandemi,” imbuhnya.

“Harapannya adalah adanya reproduksi maupun jejaring pengetahuan secara kolektif dilakukan. Pengetahuan harus menjadi modal awal bagi perubahan pada beragam level. Kerja-kerja pengetahuan menjadi makin urgen,” pungkasnya. (had)