Alumnus Unair Minta Waspadai Gerakan Makar di Tengah Pandemi - BACAMALANG.COM

Menu

Mode Gelap
Fapet UB Kembangkan LENTERA, Sistem Modernisasi Peternakan Ayam Berbasis AI dan IoT untuk Segmentasi Peternak Kecil Viral Hukuman Ringan Koruptor, Dosen FH UMM Berharap Hakim Harus Lebih Berani Jatuhkan Vonis ACPM Gelar Pameran Lukisan dan Seni Budaya di Gedung DPRD Kota Malang, Diikuti Pelukis Difabel Dukung Program EBT Pemerintah, UMM Kembangkan PLTS dan PLTB di Berbagai Lokasi Tahun Baru 2025, Shanaya Resort Malang Pesta Kembang Api dan Bagi Hadiah Tiket Pesawat

HEADLINE · 6 Jun 2020 23:01 WIB ·

Alumnus Unair Minta Waspadai Gerakan Makar di Tengah Pandemi


 Alumnus Unair Minta Waspadai Gerakan Makar di Tengah Pandemi Perbesar

BACAMALANG.COM – Alumnus Universitas Airlangga (Unair) yang tergabung dalam Jaringan Arek Ksatria Airlangga (JaKA) meminta seluruh elemen rakyat Indonesia mewaspadai adanya gerakan makar di tengah pandemi Covid-19.

“Dalam situasi krisis seperti pandemi sekarang ini, selalu ada hal yang aneh-aneh. Kami minta seluruh elemen rakyat Indonesia mewaspadai adanya gerakan makar di tengah pandemi Covid–19,” tegas Ketua Umum JaKA, Teguh Prihandoko.

Seperti diketahui, JaKA menyelenggaran Webinar bertema ‘Gerakan Makar dan Teror di Tengah Pandemi di Negara Hukum /Demokrasi’, Sabtu (6/6/2020).

Seminar tersebut menghadirkan narasumber Didik Sasono Setyadi Ketua Alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga se-Jabobetabek, DR. Hananto Widodo, SH.MH, Dosen Hukum Tata Negara dari Unesa sekaligus Pengurus Asosiasi Pengajar Hukum Administrasi dan Tata Negara, serta Ahli Hukum Pidana Taufik Rahman, SH, LLM, PhD.

Teguh Prihandoko, mengatakan bahwa seluruh pembicara dalam seminar ini adalah Alumni Universitas Airlangga yang memiliki kepedulian dan kompetensi dalam bidang ilmunya masing-masing.

Teguh mengatakan, pihaknya ingin memberikan pemberdayaan politik kepada rakyat Indonesia tentang bahaya manifes gerakan yang mengangkat isu ‘Permakzulan Presiden’ di tengah-tengah keprihatinan bangsa Indonesia yang masih dirundung pandemi Covid-19.

“Kami ingin melihat dari perspektif sebaliknya, yaitu apakah gerakan semacam itu dibenarkan di dalam Negara Hukum/Negara Demokrasi yang tengah mengalami pandemi ini,” kata pria yang juga alumni FE Universitas Airlangga Angkatan 85 ini.

Teguh menjelaskan, pihaknya sengaja mengangkat masalah ‘Makar dan Teror di tengah Pandemi’, agar eksistensi Negara Hukum dan Demokrasi di Indonesia yang sedang menuju pendewasaan ini, tidak diganggu oleh pihak-pihak yang ingin mencari kesempatan dalam kesempitan.

“Kami alumnus Universitas Airlangga siap istiqomah berjibaku mempertahankan NKRI lewat spirit militansi dan jiwa patriotik yang tinggi lewat sumbangsih pemikiran akademis yang positif dan konstruktif,” pungkas Teguh Prihandoko. (had/red)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Publisher

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Ukir Sejarah, Dirut Tugu Tirta Kota Malang Pimpin PERPAMSI Jatim 2026-2030

14 Mei 2026 - 17:03 WIB

Lewat Vermikompos, UMM Sukses Tekan Sampah Organik Hingga 92 Persen

12 Mei 2026 - 09:55 WIB

Dosen IAI Sunan Kalijogo Malang Motivasi Siswa SMA NU Pakis: Gen Z Harus Berani Speak Up

11 Mei 2026 - 13:16 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di Bumiaji, Warga Diajak Perangi Peredaran Gelap

9 Mei 2026 - 17:57 WIB

PJT I Atur Akses Bendungan Lahor, Prioritaskan Keamanan Obvitnas dan Keselamatan Publik

9 Mei 2026 - 09:56 WIB

Kemenaker Apresiasi Program Magang dan Pembinaan SDM di Lapas Kelas I Malang

8 Mei 2026 - 14:33 WIB

Trending di HEADLINE

©Hak Cipta Dilindungi !