Anggota DPRD Kab. Malang Partai Gerindra Ini Distribusikan Ratusan Bantuan Sembako

Foto : Rahmat Kartala bagikan sembako. (ist)

BACAMALANG.COM – Saat pandemi Virus Covid-19 marak, Anggota DPRD Kabupaten Malang Partai Gerindra, Rahmat Kartala, mendistribusikan ratusan sembako untuk meringankan beban warga terdampak Kamis (16/4/2020).

“Dalam kondisi seperti saat ini, Kami turut berbagi untuk masyarakat yang kurang mampu terkena dampak Covid–19,” terang Rahmat Kartala.

Seperti diketahui, pandemi Corona atau Covid-19 memantik kepedulian banyak pihak, tanpa terkecuali para wakil rakyat.

Mereka menggunakan cara masing-masing untuk membantu masyarakat di tengah terpuruknya perekonomian saat ini.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang ini misalnya, dengan memanfaatkan tunjangan reses yang seharusnya untuk kepentingan pribadi, dalam kondisi negara tengah berduka seperti saat ini, politisi partai Gerakan Indonesia Raya Dapil Malang 2 ini membagi-bagikan sembako dari dana hasil reses.

Wakil rakyat asal Desa Tawang Rejeni Turen ini menjelaskan, untuk jumlah kebutuhan pokok yang dibagi-bagikan sebanyak 150 paket disebar di 7 titik di Desa Tawang Rejeni.

“Kami patuhi aturan pemerintah. Agar terhindar dari kerumunan warga, sembako kami bagi melalui beberapa tahapan. Dan itu kami upayakan hingga ke desa lain,” tukas pria yang juga seniman ini.

Ia menjelaskan selain pembagian sembako ini dirinya juga menyampaikan progam progam pemerintah kepada masyarakat.

“Karena negara kita dalam keadaan berduka dengan wabah Corona maka saya manfaatkan untuk membagi sembako kepada khususnya mereka yang kerja serabutan,” tegas Rahmat.

Tidak hanya itu, selain membagikan sembako, pihaknya juga menyampaikan beberapa program, seperti kesehatan dan pendidikan.

“Yang jelas, dalam kondisi saat ini, kami akan menyampaikan tentang program kesehatan. Sesuai program Kabupaten Malang yaitu tanggap dan siaga terhadap lingkungan masing-masing. Kami sudah keliling di beberapa desa wilayah Dapil Malang 2,” urainya.

Kepada warga, pihaknya menghimbau agar selalu menjaga kebersihan dan tetap di rumah agar mata rantai penyebaran Corona segera terhenti.

Menanggapi Surat Edaran (SE) Bupati Malang tentang program jaga jarak atau physical distancing, menurutnya tujuannya sama yaitu memutus rantai Corona.

“Kita melarang penduduk untuk keluar, tetapi harus ada dorongan bentuk kepedulian agar mereka tetap hidup sejahtera karena dengan adanya lockdown akan mempengaruhi keadaan sosial ekonomi masyarakat. Kami menghimbau kepada eksekutif, agar dana yang menjadi hak rakyat segera diturunkan,” jelas Rahmat Kartala mengakhiri. (had)