Apasih Pentingnya Penerapan Ekonomi Terbuka di Indonesia?

ilustrasi. (ist)

Oleh : Devi Aninda Salsya Fitri

Seluruh kegiatan perekonomian yang dilakukan oleh semua pihak baik swasta maupun pemerintahan tentu memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara maksimal, baik itu sumber daya alam maupun sumber daya manusia dan juga memiliki tujuan secara lebih lanjut atau yang bisa kita sebut sebagai tujuan jangka panjang untuk mendukung terjadinya pertumbuhan ekonomi di suatu negara begitu juga di negara kita Indonesia. Kita dapat melihat adanya keterbukaan ekonomi ini ternyata berjalan beriiringan dengan kemajuan kinerja ekonomi suatu negara. Artinya, telah banyak hal yang menunjukkan bahwa ketika sistem perekonomian terbuka diterapkan dalam suatu negara maka peluang negara tersebut untuk menjadi lebih maju dlaam hal pertumbuhan ekonominya akan semakin besar. Lalu, sekarang kita akan membahas mengapa bisa terjadi demikian?

Jika kita membicarakan mengenai ekonomi terbuka, tentu kita juga akan membicarakan tentang perdagangan luar negeri. Dimana, ketika suatu negara menerapkan sistem perekonomian yang terbuka artinya ada aktivitas perdagangan dengan pihak luar negeri yang dilegalkan di negara terrsebut. Dalam sistem perekonomian terbuka maka setiap orang memiliki hak untuk memperluas pasar mereka baik untuk membeli maupun menjual produk di seluruh negara. Hal ini akan emmberikan dampak lebih lanjut yakni akan meningkatkan kerjasama yang ada daei pihak dalam negeri dengan pihak luar negeri dan meningkatkan peluang penerimaan negara untuk bertambah. Tak hanya itu, keterbukaan ini juga akan memicu individu maupun kelompok untuk meningkatkan kualitas peoduk mereka agar dapat terus bersaing dengan produk lain secara global. Semua hal yang telah disebutkan tersebut kemudian akan memberikan dampak pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Lalu mengapasih ekonomi terbuka ini penting untuk diterapkan?
Pertama, setiap negara tentu saja memiliki kondisi geografis yang berbeda satu dengan lainnya dan hal ini kemudian berakibat pada perbedaan sumber daya alam yang dihasilkan di setiap negara. Kondisi selerti ini tentu akan mengakibatkan setiap negara memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan di dalam negeri sehingga membutuhkan negara lain dalam pemenuhan kebutuhan tersebut. Hal ini tentu hanya dapat dilakukan ketika suatu negara menerapkan sistem perekonomian yang terbuka.

Kedua, adanya perebdaan teknologi di negara satu dengan negara yang lain. Tak hanya sumber daya alam yang dihasilkan saja yang berbeda tetapi dalam hal penguasaan perkembangan teknologi juga terdapat perbedaan di setiap negara. Perbedaan ini kemudian mengakibatkan keterbatasan suatu negara dalam memproduksi barang yang dibutuhkan di dalam negeri. Terdapat suatu negara yang hanya dapat memproduksi barang mentah, dan mengharuskannya mengekspor ke negara lain untuk diolah dan diimpor kembali ke negara tersebut untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Demikian pula jika suatu negara hanya maju dalam teknologi tanpa pasokan sumber daya alam, mereka membutuhkan bantuan dari negara lain. Inilah peran bentuk ekonomi terbuka yang menguntungkan.

Tak hanya dua keharusan diatas yang membuat bentuk ekonomi terbuka penting untuk diterapkan. Bentuk ekonomi terbuka juga perlu untuk diterapkan karena memberikan banyak keuntungan bagi negara kita. Diantara keuntungan yang ada yaitu, akan memperluas terbukanya kesempatan kerja dalam negeri, dimana lapangan kerja akan meluas seiring dengan bertambahnya kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja untuk memenuhi permintaan produk dari berbagai negara. Hal ini tentu akan membantu negara kita untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Manfaat selanjutnya yaitu akan mendorong terjalinnya hubungan atau relasi yang baik dengan negara lain. Ketika negara kita telah menjalin hubungan kerjasama yang baik dalam bidang perekonomian dengan negara lain, maka kedepannya tentu akan lebih mudah bagi negara kita untuk menjalin kerjasama dengan negaralain di bidang yang lain diluar bidang ekonomi.

*) Penulis : Devi Aninda Salsya Fitri, Mahasiswi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang

*) Tulisan ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksiĀ BacaMalang.com