Apresiasi 54 PKL Kajoetangan, Walikota Malang Juga Beri Pesan Ini

Foto: Walikota Malang penyerahan bantuan untuk PKL Kayoetangan. (ist)

BACAMALANG.COM – Gerakan seribu rupiah (Gerbu) dalam gotong royong membantu sesama, terus bergeliat. Walikota Sutiaji bahkan sangat mengapresiasi dan berpesan agar gerbu ini dimaksimalkan karena banyak manfaatnya. “Gerbu, gerakan seribu ini saya minta terus digerakkan” ujarnya.

Sutiaji bahkan ikut hadir langsung dalam Distribusi dana gerbu kepada paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Kajoetangan di Aula Kantor Kelurahan Kauman Kecamatan Klojen Kota Malang, Kamis (4/3/2021).

“Ini apresiasai kepada masyarakat yang mendukung terhadap pembangunan Kota Malang yang kemarin terdampak, mereka ada kesabaran kita berikan reward” ujar Sam Sutiaji sapaan akrab Walikota Malang tanpa meyebut bahwa uang yang diberikan adalah kompensasi yang di minta warga terdampak pembangunan Malang Heritake.

Walikota Malang Sutiaji juga menyampaikan penataan PKL di kawasan Kajoetangan yang akan menjadi destinasi wisata Kota Malang. “Tadi saya kasih bocoran, didepan tidak ada PKL. Masyarakat disana tidak usah khawatir nanti semua wisatawan biar masuk kampung” ujar Sutiaji

Setelah menerima pengajuan dari paguyuban PKL Kajoetangan, Baznas Kota Malang melakukan verifikasi dilapangan dan ada 54 PKL yang mendapatkan bantuan dari Gerbu sebesar masing-masing 500 ribu setiap PKL. “UKM di Kota Malang ini kita tingkatkan, Ini bagian program kita” ujar Sulaiman Ketua Baznas Kota Malang.

Gerbu yang diinisiasi sejak awal pemerintahan Walikota Sutiaji ini menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang. BAZNAS memberikan kotak khusus untuk Gerbu bagi para ASN di seluruh Perangkat Daerah Kota Malang dan selalu rutin mengumpulkan dana tersebut tiap minggunya. Total dana gerbu sampai dengan di akhir februari 2021 tercatat sejumlah 156 juta.

Kordinator PKL Kayoetangan Ulfa menyampaikan bahwa jumlah yang diberikan atensi dari Pemkot tidak sesuai dengan yang diajukan. ”Bagaimanapun juga kami ucapkan terimakasih atas atensi yang diberikan Walikota. Sebenarnya yang kita ajukan ada 77 PKL maupun jukir tetapi yang disetujui sebanyak 54 sedangkan sisanya 23 ditolak karena tidak memenuhi persyaratan,” ujar Ulfa yang juga kordinator jukir Basuki Rahmad. (adv/lis)