Arbanat String Ansamble dan SD Dinoyo 2 Malang Garap Video Klip “Terima Kasih Guruku”

Proses pembuatan video klip Terima Kasih Guruku bersama peserta didik kelas 3A, 3B dan 3C SD Negeri Dinoyo 2 Malang. (wahyu)

BACAMALANG.COM – Musisi Sugiarto atau biasa dikenal dengan Cak Gik Arbanat, berniat mempopulerkan kembali lagu daerah, lagu anak-anak dan lagu nasional.

Gerakan ini Ia buat bersama timnya bernama Arbanat String Ansamble dengan melibatkan anak-anak dalam proses pembuatan lagu. Salah satunya lagu berjudul “Terima Kasih Guruku” yang dibuat video klipnya hari ini, Selasa (25/01/22), dengan berkolaborasi dengan para siswa dan guru di SD Negeri Dinoyo 2 Malang.

Pembuatan video ini melibatkan tiga kelas, kelas 3A, 3B dan 3C. Video ini akan dilaunching dalam bentuk video klip dan video respon pada saat hari guru. Selain itu juga dalam bentuk video virtual, konsep kolaborasi anak-anak bernyanyi melalui handphonenya masing-masing.

“Pembuatan lirik, nada, audio, melodi sampai aransemen musiknya itu saya sendiri. Yang jelas dari pihak sekolah juga mendukung, disampaikan ke pihak orang tua ternyata juga mendukung,” terang Cak Gik Arbanat.

Lagu ini, lanjut dia, sudah dibuat pada tahun 2020 lalu sejak awal pandemi. Hanya saja, saat kondisi pandemi lalu pihaknya belum dapat mengerjakan video klip.

“Sehingga dengan adanya kesempatan hari ini dan kondisi sudah mulai normal, maka kami bersama tim dan anak-anak SD Negeri Dinoyo 2 Malang membuat video klip tersebut,” tandasnya.

Menurut Cak Gik, banyak respon positif dari beberapa sekolah mengenai kegiatan seperti ini. “Banyak sekolah yang mengobrol dengan saya terkait solusi untuk lagu-lagu nasional dan daerah,” terangnya.

Sugiarto mengaku telah berkeliling dari SD ke SD dari tahun 2000 awal hingga kini untuk mengajak anak – anak bernyanyi lagu nasional, lagu daerah dan lagu dolanan anak.

“Saya memberi konsep ini bernama Roadshow Agustusan Bersama Arbanat String Ansamble dengan bertajuk Simfoni Cinta Tanah Air,” tuturnya.

Sugiarto mengaku senang sekali membuat lirik dan lagu untuk adik-adik tentang dunia anak, karena kegelisahannya Ia mengharuskan untuk berkarya, dan karya tersebut diperuntukan bagi anak-anak dan semua sekolah.

“Mungkin kalau saya bisa berpesan kepada semua, baik orang tua, guru atau tetangga. Tolong adik-adik ini karena saya sudah lama bersinggungan dan berhubungan dengan dunia anak-anak, tolong adik-adik ini diberi asupan lagu-lagu yang sesuai dengan usianya. Karena kondisi seperti ini lagu-lagu yang dibawakan adik-adik itu banyak tentang cinta yang sebetulnya belum waktunya dikonsumsi oleh adik-adik,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali kelas 3B, Alfian Arif Rahman juga memberikan tanggapan positif mengenai kegiatan syuting bersama anak-anak. “Ini menurut saya bagus, selain memperkenalkan anak-anak bagaimana caranya pengetahuan syuting dan lain-lain, juga memperkenalkan lagu-lagu daerah kepada anak-anak,” tanggap Alfian.

Tambah Alfian, koordinasi pembuatan video dan scene adegan bersama anak-anak kurang lebih memakan waktu satu minggu. Sebelumnya, anak-anak juga sudah dikenalkan dengan materi lagunya, sehingga dalam pembuatan video tersebut berjalan lancar.

“Responnya anak-anak terlihat senang dan antusias, apalagi bisa bermain dengan lainnya soalnya saat pandemi jarang bertemu dengan teman sekelasnya,” imbuhnya,” ujarnya. (why/red)