Bangunan Hotel Diduga Penyebab Longsor di Sungai Ledok, Kades Sidomulyo: Ternyata Tak Berizin

Foto : Lokasi kejadian longsor. (ist)

BACAMALANG.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Batu beberapa waktu lalu membuat air sungai di sejumlah tempat di Kota Batu meluap, begitu juga yang terjadi dengan sungai di belakang salah hotel bintang tiga yang berlokasi di Dusun Tongan, Jalan Bukit Berbunga, No.104-108, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Meluapnya air sungai tersebut bukan tanpa sebab, pasalnya hal itu di duga kuat dikarenakan adanya penutupan aliran air sungai oleh pihak hotel tanpa diketahui warga sekitar dan tanpa memberi tahu pemerintah desa setempat.

Kepada awak media, Suharto, selaku Kepala Desa Sidomulyo menjelaskan, jika meluapnya aliran air sungai tersebut dikarenakan adanya bangunan yang sengaja menutup aliran sungai.

“Ya, akibat penutupan bangunan hotel itu akhirnya jebol dan membawa hanyut pohon-pohon serta kayu glondongan dari arah atas. Selain itu, lahan dan tanah warga dekat hotel pun mengalami keretakan, dan bahkan longsor akibat gerusan derasnya arus air yang meluap ke atas karena terhalang bangunan hotel,” terang Suharto, Selasa (30/11/2021).

Menurutnya, pihak hotel selama ini tidak ada pemberitahuan sebelumnya kalau mau mendirikan bangunan di badan sungai.

“Jadi kami Pemerintah Desa Sidomulyo memang tidak tahu menahu. Tiba-tiba saja bangunan tersebut sudah berdiri,” ujarnya.

Suharto mengungkapkan, bangunan yang berada di atas sungai ledok tersebut tidak berizin. Badan sungai ledok akan dinormalisasikan dengan pembangunan plengsengan selebar 5 meter dan 2 meter, agar jika air sungai meluap lagi tidak terjadi longsor dan keretakan.

“Berdasarkan aturan untuk pendirian bangunan di Daerah Aliran Sungai (DAS) memang tidak diperbolehkan, terkecuali jembatan yang memang difungsikan sebagai perlintasan,” ungkap Suharto.

Sementara itu, Hingga berita ini dilansir, pihak hotel tidak berkenan memberikan tanggapan terkait bangunan hotel yang jebol dan longsor akibat luapan sungai ledok, yang menutup aliran sungai.

“Mohon maaf bapak masih diluar kota mas, beliau menolak berkomentar terkait bangunan hotel yang menutupi badan sungai ledok,” kata Eka, salah seorang resepsionis hotel mewakili owner hotel. (Eko)