Bantu Sesama, Komunitas MUA Ingin Buka Lapker di Tengah Pandemi

Caption : Komunitas MUA (Make up Artist) Malang Raya. (ist)

BACAMALANG.COM – Komunitas MUA (Make up Artist) atau biasa dikenal dengan perias pengantin, ingin turut membantu sesama di tengah pandemi, membuka lapangan kerja (lapker) baru.

“Alhamdulillah Komunitas MUA Malang Raya telah terbentuk. Kami ingin membantu sesama di tengah pandemi, dapat menjadikan usaha semua maju dan berkembang serta menciptakan lapangan pekerjaan melalui bakat kegemaran yang dimiliki,” tegas Ketua Komunitas Perias Malang Raya, Ainayyah Humairah, Rabu (15/9/2021).

Seperti diketahui, telah dilakukan peresmian terbentuknya Komunitas Perias Malang Raya dengan acara di dalamnya berupa Workshop Competition serta hunting foto Models.

Acara ini diadakan sebagai ajang kreativitas para MUA se- Malang Raya. Komunitas perias Malang Raya ini beranggotakan 122 Make Up Artist dari Kota Malang dan Kabupaten Malang.

Ia mengatakan, manfaat adanya komunitas, sebagai sarana informasi mengenai satu profesi yang sama, yang mana penyebaran informasi tersebut dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat melalui suatu komunitas.

Sebagai sarana untuk menjalin hubungan silaturahmi, yaitu melalui komunitas maka hubungan atau ikatan antar sesama anggota bisa lebih kuat dan berkualitas.

Dengan adanya kesamaan minat pada bidang make up akan membuat setiap anggota komunitas, bisa saling memberikan dukungan, berbagi ilmu dengan narasumber.

“Karena disini kita akan memberikan narasumber yang berbeda di setiap kegiatan untuk menambah ilmu wawasan trend bagi Para Perias Malang Raya,” tuturnya.

Dikatakannya, lewat komunitas bisa memperbanyak relasi dan kerjasama, karena bukan hanya dari make up saja tapi disini pihaknya membuka wawasan memperkenalkan banyak relasi teman yang berkenaan dengan wedding untuk bisa dijual kembali jasanya yaitu dalam bentuk kerjasama Dekorasi, Tenda dan lain sebagainya.

“Langkah kerja selanjutnya yakni komunitas ini akan saya arahkan melalui kegiatan-kegiatan yang bisa bermanfaat untuk pengembangan bakat, talenta MUA dan peningkatan bisnis pengusaha wedding,” terangnya.

“Harapan saya semoga dalam setiap kegiatan yang saya buat ini melalui Program Promosi, kompetisi, dan pembelajaran yang diberikan narasumber di setiap acara, serta kegiatan berkenaan dengan make up ini, dapat menjadikan usaha semua maju dan berkembang serta menciptakan lapangan pekerjaan melalui bakat kegemaran yang dimiliki. Tapi terkendala oleh biaya kita bisa membantu dari merintis usaha sampai bisa membuka usaha Make Up Artist atau pengusaha wedding ini,” imbuhnya.

“Jadi disini saya akan terus membuka keanggotaan siapapun yang sudah membuka usaha wedding atau pemula yang mau membuka usaha wedding ini bergabung di Komunitas Perias Malang Raya ini,” pungkasnya. (had)