Bantu Tangani Covid-19 di Kota Malang, Tunjangan ASN Dipotong

Foto: Walikota Malang, Drs Sutiaji. (ist)

BACAMALANG.COM – Bantu tangani penyebaran Virus Covid-19, Pemkot Malang memotong tunjangan aparatur sipil negara (ASN) mulai Agustus nanti.

“Sudah kita tata regulasinya. Jadi bukan hanya (tunjangan) Walikota, tapi (tunjangan) ASN juga akan terlibat. Bulan depan (penggunaan dana penanganan COVID-19),” kata Walikota Malang, Sutiaji, baru-baru ini.

Seperti diketahui, Walikota Malang mewajibkan Aparatur Sipil Negara atau ASN di lingkungannya untuk menyisihkan gaji Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk penanganan COVID-19.

Sutiaji mengatakan, nanti ada klasifikasi khusus ASN yang wajib menyisihkan gaji tambahan penghasilan pegawai untuk penanggulangan COVID-19. Sutiaji memperkirakan dana yang bisa dikumpulkan dari dana TPP bisa mencapai Rp 10 miliar.

“Saya minta pada seluruh pejabat saja, mulai kelas jabatan 7 ke atas. Bukan gajinya ya, tapi hanya TPP. Kurang lebih ada Rp10 miliar yang digelontorkan,” ujar Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, jika hanya tunjangan walikota saja yang dipotong bisa menjadi beban bagi dirinya. Tetapi jika gotong royong dengan ASN nominalnya akan terkumpul lebih banyak. Dia pun juga mengajak para dermawan yang memiliki harta lebih untuk membantu penanganan COVID-19.

“Kalau walikota saja kan kasihan nanti jadi sama ASN juga. Bisa juga menganjurkan orang yang memiliki harta lebih untuk membantu menanggung beban saudara kita yang sedang terdampak PPKM Darurat atau akibat pandemi COVID-19 ini,” pungkasnya. (*/had)