Bea Cukai Malang Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal via Ekspedisi Malang Senilai 363 Juta Rupiah

Bea Cukai Malang mengamankan rokok ilegal yang dikirim lewat jasa ekspedisi. (ist)

BACAMALANG.COM – Semenjak pandemi, ternyata tren pengiriman rokok ilegal melalui jasa titipan cenderung meningkat. Bea Cukai Malang terus mengupayakan sosialisasi maupun
penindakan secara langsung kepada pengusaha jasa titipan untuk menekan
peredaran rokok ilegal tersebut.

Berawal dari informasi masyarakat bahwa terdapat
pengiriman Barang Kena Cukai Hasil Tembakau ilegal melalui jasa ekspedisi I* Express,
tim intelijen merespon dan segera melakukan penindakan dengan bergerak
menuju lokasi untuk pemeriksaan, Senin (10/1/2022).
Gunawan Tri Wibowo, Kepala Kantor Bea Cukai Malang menjelaskan, lokasi pertama adalah jasa ekspedisi I* Express
cabang Kepanjen yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Ngadilangkung, Kecamatan
Kepanjen, Kabupaten Malang.

“Dalam pemeriksaan petugas berhasil mengamankan sebuah
paket pengiriman berisi BKC HT jenis SKM (Sigaret Kretek Mesin) berbagai merek tanpa dilekati
pita cukai sebanyak 27 koli atau setara ±13.100 bungkus, atau setara ±262.000 batang,” ujarnya.
Tak berhenti disitu, imbuh dua, tim kemudian melanjutkan pemeriksaan pada Jasa Ekspedisi I* Express
Malang yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Rampal Celaket, Kecamatan Klojen, Kota
Malang.
“Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan BKC HT Jenis SKM berbagai
merek tanpa dilekati pita cukai sebanyak 58 koli atau setara ±17.229 bungkus, atau setara
±344.580 batang,” terangnya.
Gunawan menyebutkan, dari hasil operasi tersebut, ditaksir kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp
363.948.000,-. “Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut dan kami tidak akan mentolerir segala tindakan yang melanggar ketentuan di bidang cukai,” tandasnya.
Ia juga menghimbau agar pengusaha jasa titipan untuk tidak mengangkut Barang Kena Cukai ilegal. (ned/lis)