Beda Data dengan SIMKES dan KPCPEN, Pemkab Malang Nyatakan Capaian Vaksinasi 60 Persen

Caption : Vaksinasi halau Covid 19. (ist)

BACAMALANG.COM – Adanya perbedaan data dengan SIMKES (Sistem Informasi Manajemen Kesehatan) dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) terkait vaksinasi, Pemkab Malang nyatakan capaian vaksinasi sudah 60 persen.

“Capaian riil kami vaksinasi di Kabupaten Malang sudah di atas 60 persen berdasarkan pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) masyarakat yang sudah disuntik vaksin,” ungkap Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, Rabu (6/10/2021).

Sekilas info, Pemerintah Kabupaten Malang mencatat capaian riil vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Malang telah mencapai 60 persen.

Namun, pada Sistem Informasi Manajemen Kesehatan (SIMKES) vaksinasi baru tercatat sebesar 49,96 persen.

Apalagi pada dashboard Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) hanya tercatat 48,80 persen.

Kendati demikian, kata Didik acuan Pemkab Malang yaitu pada data induk yang ada di SIMKES yakni 49,96 persen. ” Sehingga untuk memenuhi target 50 persen capaian vaksinasi, hanya kurang sedikit 0,4 persen,” terangnya.

Ia membeberkan data riil vaksinasi yang sudah dilakukan berdasarkan NIK dan data manual Kabupaten Malang sudah di atas 60 persen. “Penyebab adanya perbedaan data ini adalah kita menggunakan aplikasi sistem,” tukasnya.

Sebab itu, perbedaan data warga yang sudah divaksinasi akan disinkronkan agar tidak ada ketimpangan data yang disampaikan Kementerian dan Dinas provinsi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo membenarkan adanya perbedaan data tersebut. “Aplikasi KPCPEN lebih lambat menampilkan data yang masuk, ” pungkas Arbani. (*/had)