Bedah Musik Kebangsaan, Asyiknya Lagu Kebangsaan Dalam Berbagai Irama

Indra Sabil membuka acara dengan vokal rock yang kental lewat lagu Sabang sampai Merauke. (ned)

BACAMALANG.COM – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) membuat terobosan untuk sosialiasi nilai-nilai Pancasila lewat Bedah Musik Kebangsaan di Hall UB TV Universitas Brawijaya Malang, Selasa (29/11/2022).

Acara ini diisi diskusi panel dari sejumlah narasumber serta penampilan live musik lagu kebangsaan oleh para musisi seperti Irang Arkad, Indra Sabil, Agus Hafi dan Conrad GV.

Indra Sabil membuka dengan vokal rock yang kental. Pria jebolan ajang pencarian bakat New AFI 2013 ini membawakan Sabang sampai Merauke dan Pancasila Sudah Final.

Agus Hafi, Finalis X Faxtor Indonesia tahun 2013 membawakan lagu Indonesia Pusaka karya Ismail Marzuki. (ned)

Setelah itu penonton dibawa ke tempo yang lebih kalem lewat penampilan Agus Hafi. Finalis X Faxtor Indonesia tahun 2013 ini membawakan lagu Indonesia Pusaka karya Ismail Marzuki. Berikutnya Irang Arkad menyanyikan komposisi Sempurnaku Di Sini.

Mantan vokalis BIP ini digaet Pay Burman untuk membawakan single kolaborasi kedua rocker tersebut. Lagu ini sendiri sebuah karya yang bercerita tentang kecintaan kepada Indonesia.

Sementara lagu Rayuan Pulau Kelapa dinyanyikan Conrad GoodVibration atu Conrad GV dalam irama reggae, yang kontan membuat para mahasiswa maupun narasumber yang ada di hall UB TV ikut bergoyang.

Irang Arkad mengaku tidak merasa kesulitan saat harus membawakan lagu-lagu bertema kebangsaan ini.

Mantan vokalis BIP, Irang Arkad saat menyanyikan komposisi Sempurnaku Di Sini. (ned)

“Kalau dari sisi musikalitas, karena kita menyanyikan dengan style atau gaya masing-masing, maka kita menjadi jujur. Saya tidak menjadi Conrad dengan reggaenya, atau harus ngepop seperti Agus Hafi dan sebaliknya,” ungkapnya kepada BacaMalang.com usai acara.

Menurut Irang, musik itu menyenangkan karena semuanya mengalir.

“Tapi rasa cinta kepada tanah air tetap akan kita sampaikan lewat musik kepada generasi muda sebagai penerus kita,” tegasnya.

Indra Sabil menambahkan, bahwa pada dasarnya membawakan lagu-lagu kebangsaan ini seperti dibawa ke masa lalu, ketika masih duduk di bangku sekolah dasar atau menengah.

“Saat itu saya masih mendapat pelajaran Pendidikan Moral Pancasila atau PMP, jadi dalam membawakan lagu-lagu kebangsaan ini saya merasa senang dan having fun saja, bukan menjadi beban,” paparnya.

Irang mengatakan bahwa album pertama hasil kolaborasi antara Sinergy for Indonesia dan Indonesia Care berjudul Nyanyian Rumah Indonesia ini lebih kepada sosialisasi Pancasila.

Conrad GoodVibration atau Conrad GV mengajak penonton bergoyang lewat Rayuan Pulau Kelapa yang dinyanyikan dalam irama reggae. (ned)

“Oleh karena itu kami sudah mempersiapkan album kedua, yang tetap dengan materi kebangsaan tapi lebih berani menggali dengan unsur-unsur kedaerahan,” ungkapnya.

Dijelaskan Irang, album kedua ini akan tersedia di berbagai platform digital.

“Bocorannya nih, ada satu lagu yang dikemas dengan 7 genre. Bikin penasaran ‘kan?,” ujarnya.
Di sisi lain Irang dan para musisi yang tampil mengaku sangat menikmati pentas sore ini.

“Dan kita penginnya nanti bisa lebih banyak menjangkau penikmat musik, seperti pentas outdoor misalnya,” tandas vokalis yang sempat tampil bersama Grup band Zigaz belum lama ini.

Inisiator dan pelaksana kegiatan ini adalah BPIP, bekerja sama dengan Sinergy for Indonesia, Indonesia Care dan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).

Kolaborasi antara Sinergy for Indonesia dan Indonesia Care telah menelurkan satu album musik bertema kebangsaan berjudul Nyanyian Rumah Indonesia.

Sinergy for Indonesia adalah komunitas anak muda yang fokus dalam gerakan membangun semangat kebangsaan.
Komunitas ini diinisiasi oleh Ahmad Doli Kurnia Tandjung yang juga merupakan produser eksekutif sekaligus penulis lirik salah satu lagu yang ada dalam album Nyanyian Rumah Indonesia.

Indonesia Care adalah satu gerakan sosial yang dimotori oleh artis musik, pekerja seni dan praktisi dari berbagai bidang yang memiliki satu visi bersama untuk peduli dengan kondisi kebangsaan. Salah satu inisiator Indonesia Care adalah Pay Burman yang dikenal sebagai gitaris band BIP dan produser musik yang telah menciptakan banyak sekali karya musik hits di Indonesia.

Acara yang dihadiri ratusan mahasiswa UB ini disiarkan secara live streaming di kanal youtube BPIP RI. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19. Dan di dukung oleh media partner UB Radio, AyoMalang.com, Kanal 24, BacaMalang.com. (ned)