Begini Cara Perumda Tugu Tirta Peringati Hari Air Sedunia

Foto: Aktifitas pegawai Perumda Tugu Tirta. (ist)

BACAMALANG.COM – Hari Air Sedunia diperingati secara global tanggal 22 Maret setiap tahunnya. Peringatan ini menjadi momentum bagi seluruh masyarakat dunia untuk bekerjasama menjaga kualitas dan kuantitas air demi keberlangsungan hidup di masa depan.

Untuk menjamin ketersediaan air minum bagi pelanggan, tak ada kata ‘libur’ dalam kamus Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang.

“Apapun kondisi dan situasinya, kami harus mengupayakan bagaimana layanan tetap prima selama 24 jam. Ketika ada gangguan apapun, tim kami harus fast response. Upaya perbaikan dan normalisasi dilakukan secepatnya. Tidak ada hari libur, jadi disiasati dengan petugas shift pagi, sore, hingga malam,” ungkap Manajer Non Revenue Water (NRW) / Kehilangan Air Tugu Tirta Kota Malang, Rahmad Hadi Sasmito SH.

Kajian Kerentanan Mata Air

Sementara itu, Plt Manajer Produksi Tugu Tirta melalui Asisten Manajer Pengendalian Kualitas Air & Air Baku, Djaka Setyanta ST, mengungkapkan, pihaknya intensif melakukan Kajian Kerentanan Mata Air (KKMA) sebagai bagian dari Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM).

Tugu Tirta mengkaji dari berbagai aspek dengan data utamanya adalah pengujian kualitas air secara rutin selama 14 bulan.

“Diuji baik di sumbernya, di aliran limpasannya, sumur penduduk dan sumber air yang berada di catchmen area alias daerah tangkapan sumber air. Kita memetakan catcman area, baik secara kualitas maupun kuantitas,” pungkasnya. (*/had)