Belum Perang, Baliho Sanusi-Didik Sita Perhatian

Salah satu baliho yang menampilkan pasangan Bacabup dan Bacawabup, Sanusi-Didik (ist)

BACAMALANG.COM – Genderang perang Pilkada Kabupaten Malang 2020 belum ditabuh. Namun, salah satu pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto sudah menjajal mencari perhatian masyarakat.

Baliho Sanusi — yang merupakan Bupati Malang saat ini alias petahana –, bersama pasangannya Didik — saat ini menjabat Ketua DPRD Kabupaten Malang — sudah terpampang di sejumlah sudut jalan protokol Ibukota Kabupaten Malang, Kota Kepanjen.

Padahal tahapan Pilkada masih sangat jauh. Pendaftaran calon baru dibuka oleh KPU sekitar bulan Juni nanti. Setelah itu, baru penetapan calon dan dimulailah tahapan kampanye.

Alih-alih menunggu waktu itu, baliho Sanusi-Didik yang saat ini sudah banyak terpampang, yang sedikitnya sudah berbau-bau kampanye.

Pengamat politik sekaligus Direktur Adiwangsa Research and Consultan, Mahatva Yoga Adi Pradana, berpandangan bahwa fenomena banyaknya baliho pasangan Sanusi-Didik yang muncul sangat tidak etis dalam dunia politik.

“Saya pikir ini kurang etis ya. Dikarenakan sebelum masa penetapan calon oleh KPU, pasangan calon maupun partai dilarang untuk melakukan kampanye,” ujar Yoga, Rabu (18/3/2020).

Pria yang juga berprofesi sebagai dosen di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menambahkan, persepsi masyarakat bisa bermacam-macam dengan munculnya baliho itu. Mungkin ada yang pro, di sisi juga pasti ada yang kontra.

“Masalahnya cuma etis dan tidak etis saja mas. Karena respon masyarakat juga banyak, ada yang memakluminya, dianggap mencuri start ataupun hanya sekedar pamer dukungan saja kalo sudah di dukung partai lain,” tegas alumni Universitas Brawijaya Malang ini. (mid/yog)