Berdayakan Warga di Tengah Pandemi, Industri Kemasan Plastik Menggeliat

Caption : Beragam plastik kemasan penganan. (ilustrasi)

BACAMALANG.COM – Satu kondisi yang patut disyukuri adalah saat ini Indonesia mengalami kurva pandemi yang melandai.

Seiring dengan hal tersebut berbagai sektor usaha semakin menggeliat. Salah satunya yaitu industri kemasan plastik yang juga menjadi wahana pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Usaha kemasan plastik ini berdiri sejak tahun 2013 lalu, di Kota Malang,” terang Marketing CV. Anugraha Niaga, Fahmi, Sabtu (23/10/2021).

Ia menjelaskan alasan dan tujuan usaha adalah karena banyaknya permintaan kebutuhan plastik khususnya untuk keperluan industri.

Ia mengungkapkan pangsa pasar sampai sekarang masih terbuka. Klien yang bersinergi yaitu berbagai produsen kuliner semacam roti dan kue

“Saya rasa pangsa pasar masih terbuka lebar, karena pasar plastik ini sangat beragam sekali, dan hampir lebih dari 90% produk manufactur membutuhkan plastik untuk pengemasannya,” tuturnya.

Ia menceritakan saat ini kompetitor sudah banyak. “Tentu seiring tumbuhnya market maka bermunculan banyak New Comers,” urainya.

Ia menggambarkan terkait tantangan bisnis. “Tantangan-tantangan di bisnis ini beragam. Kita berbicara di kuantitas yang besar dan kualitas yang harus terstandar, juga ketepatan waktu dalam produksi serta proses pengirimannya harus sesuai waktu yang telah disepakati,” imbuhnya.

Ia mengatakan usaha ini bisa memberdayakan warga sekitar. “Sangat bisa, jika diberdayakan untuk membantu packaging dan pemasaran baik offline maupun online,” tukasnya.

Usaha ini telah lahir jauh sebelum pandemi, namun mendapat banyak inspirasi dari adanya pandemi karena dilarangnya makan Dine in dan juga meningkatnya orderan makanan take away.

“Harapan ke depan bisa menjadi Supplier plastik terpercaya yang menyuplai 90% plastik di Indonesia,” pungkasnya. (had)