Berharap Pandemi Reda, 296 Mahasiswa UM Memilih Ikuti Wisuda Offline

Foto: Ketua Pelaksana Wisuda Moch Yunus. (ist)

BACAMALANG.COM – Wisuda menjadi momen sakral dan khidmat bagi sebagian besar mahasiswa setelah bertahun-tahun berjibaku menuntut ilmu di bangku perkuliahan.

Namun karena adanya pandemi maka wisuda marak diadakan secara daring atau online. Menariknya, ada sebanyak 296 mahasiswa UM memilih menunggu pandemi reda dan mengikuti wisuda secara offline.

“Salah satu alasan mereka berharap wisuda offline. Alasan lain ada yang telat konfirmasi karena wisuda online butuh proses,” kata Ketua Pelaksana Wisuda Periode ke-105 tahun 2021, Moch Yunus, Kamis (4/3/2021).

Seperti diketahui, dari 1.246 calon wisudawan Universitas Negeri Malang ada 296 mahasiswa yang enggan mengikuti wisuda online. Mereka lebih memilih menunggu pandemi Covid-19 selesai agar bisa ikut wisuda offline.

Yunus mengatakan, dirinya berharap pandemi Covid-19 segera berlalu agar sehingga pelaksanaan wisuda tatap muka bisa digelar kembali.

Kendati demikian, pihak penyelenggara tetap mengundang setiap perwakilan fakultas untuk hadir secara langsung ke lokasi acara wisuda. Kehadiran mereka sebagai representasi dari wisudawan yang lain.

Setiap fakultas diambil dua perwakilan yang terdiri atas satu laki-laki, dan satu perempuan. Pemilihan ini berdasarkan keterangan domisili mahasiswa yang berada di Malang Raya.

“Kita terapkan protokol. Perwakilan hanya 18 orang, ditambah pejabat Rektorat, anggota senat. Total tidak lebih dari 40 orang,” jelasnya.

Dokumen ijazah para wisudawan ini, sambungnya, tidak bisa diantarkan langsung. Karena dokumen penting, wisudawan wajib mengambilnya sendiri, tidak boleh diwakilkan.

Sedangkan untuk keperluan wisuda lainnya, seperti toga dan baju wisuda, pihak kampus mengaku telah mengirimkannya kepada calon wisudawan, sesuai alamat rumah masing-masing.

Dari jumlah lulusan wisuda ke-105, ada empat orang berhasil lulus dengan prestasi terbaik di bidang akademik tingkat universitas, yaitu lulusan dengan IPK tertinggi dan lama studi empat tahun tepat waktu pada suatu jenjang pendidikan.

Ini nama-nama keempat lulusan tersebut:

Program Diploma III

Iqbal Fandana, A.Md; IPK = 3.62; lama studi 6 semester; Program Studi Diploma III Teknik Sipil dan Bangunan, Fakultas Tekm’k (FT); yudisium Dengan Pujian.

Program Sarjana

Nailatul Muhajiroh, S.Pd; IPK = 3,96; lama studi 7 semester; Program Studi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi (FE); yudisium Dengan Pujian.

Program Magister

Rina Ismawati, M.Pd; IPK . 3,99; lama studi 3 semester; Program Studi S2 Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Emu Pendidikan (FIP), yudisium Dengan Pujian.

Program Doktor

Dr. Iswandani Kaelan; IPK = 3,96; lama studi 7 semester; Program Studi S3 Pendidikan Bahasa Inggds, Fakultas Sastra (F5), yudisium Dengan Pujian.

Sedangkan untuk lulusan dengan prestasi terbaik bidang non Akademik tingkat universitas, diraih oleh Ari Gunawan, S.Pd, Program Studi 51 Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi (FE).

Data UM menunjukkan, hingga saat ini, kampus yang berada di Jalan Semarang 5 Kota Malang ini telah telah meluluskan sebanyak 136.855 orang, terdiri atas 2.011 orang program Doktor, 10.447 orang program Magister, 104.688 orang program Sarjana dan Diploma III, 1.696 orang lulusan PPG, dan 18.013 orang Program Non Gelar. (*/had)