Berjaya di Kompetisi Tari Nasional dengan Tari Menjeng

Tim UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) menyuguhkan Tari Menjeng Banyuwangi. (Foto: Ist)

BACAMALANG.COM – Berjaya di Kompetisi Tari Nasional, Tim UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) menyuguhkan Tari Menjeng Banyuwangi. Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sansekarta, UMM berhasil sabet juara tiga dalam perlombaan tari yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Perlombaan tersebut dilakukan secara daring baru-baru ini.

Tim yang beranggotakan lima orang ini memilih tarian Menjeng asal Bayuwangi dalam kesempatan tersebut. Salah satu anggota tim, Karinadya Debi Fatika Azzarah mengatakan, pemilihan Tari Menjeng untuk lomba didasarkan pada gerak tari yang lincah dan rencak. Tari Menjeng juga memiliki banyak variasi tarian, sehingga tim ini dapat memilih banyak koreografi. “Musik pada tarian tersebut juga sangat meriah dan bersemangat. Disamping itu, Kami ingin mencoba tari dari daerah lain selain Malang,” ungkap mahasiswa jurusan Ilmu Keperawatan tersebut.

Debi, sapaan akrabnya mengatakan, perlombaan berlangsung secara virtual. Latihan untuk perlombaan dilakukan dalam waktu yang cukup singkat, yaitu hanya satu minggu. Adapun proses latihan dilakukan secara terus menerus setiap hari selama satu minggu penuh. “Dengan waktu yang singkat, Kami berusaha dengan sangat keras untuk menghafal koreografi. Kami juga harus mengambil video untuk keperluan lomba. Untungnya tim Kami sangat kompak dan memiliki tekad yang kuat untuk meraih juara,” ujar mahasiswa kelahiran Malang itu.

Sementara itu, Ketua UKM Sansekerta, Ikko Rahmatya mengungkapkan bahwa pemilihan penari untuk lomba ini cukup sulit. Hal itu karena harus menemukan anggota UKM yang bisa pergi ke Malang untuk latihan setiap hari. Dalam perlombaan ini, UKM Sansekerta juga memberikan pendampingan pada para penari melalui tiga orang Liaison Officer (LO). “Ketiga LO ini yang akan mengurus keperluan serta jadwal penari. Mulai dari latihan hingga pengiriman video perlombaan,” kata Ikko.

Selain Debi, empat orang penari lainnya yang tergabung dalam tim ini adalah Kalki Sonia Paksi, Lya Novitasari, Salsabiila Ghinantika, dan Shofa Julyta Normasari. Ikko mengaku senang pihak kampus memberikan informasi-informasi bermanfaat terkait perlombaan tari. “Setelah memenangkan kejuaraan ini, ke depannya saya ingin UKM Sansekerta dapat meningkatkan kualitas lagi. Tidak hanya di perlombaan level nasional saja, tapi juga internasional,” pungkasnya. (*/had)