Berjuang Tanpa Pamrih, Cerita Relawan Pemakaman Covid-19 di Kabupaten Malang

BACAMALANG.COM – Suara sirine mobil ambulans makin hari makin kerap terdengar di telinga. Kabar duka pun silih berganti berdatangan.

Ditengah kesedihan yang melanda, ada mereka yang tidak kenal lelah untuk membantu prosesi pemakaman jenazah penyintas Covid-19. Mereka adalah para relawan yang berjuang tanpa pamrih.

Di Kabupaten Malang, ada sejumlah orang relawan dari lintas lembaga, organisasi, komunitas dan kelompok masyarakat yang rela meluangkan waktunya untuk terlibat dalam pemakaman jenazah penyintas Covid-19.

Salah satunya Aiptu Dedik Sujatmiko dari Satlantas Polres Malang. Dedik menuturkan, selama ini para relawan pemakaman tidak pernah meminta imbalan apapun kepada siapapun. Ditegaskannya, bila ada orang yang bilang bahwa relawan meminta imbalan, itu sangat melukai hati.

“Kita murni panggilan kemanusiaan, dari hati mas. Kita tidak pernah meminta imbalan apapun itu bentuknya,” kata Dedik, Jumat (20/8/2021).

Sejak awal pandemi, Dedik mengungkapkan, sudah membantu prosesi pemakaman jenazah penyintas Covid-19. Dia rela meluangkan waktu menjadi relawan bersama rekan-rekannya seperti dari Satnarkoba Polres Malang, TNI, Dishub, Tagana, SAR Awangga, dan beberapa orang lain dari berbagai rumah sakit.

“Di Satgas Pemakaman ternyata ada semua, bergabung. Seperti Iptu Budi dari Sat Narkoba, AGT Dishub, relawan rumah sakit, Mustofa dari Tagana, dari SAR Awangga dan lainnya,” ucap Dedik.

Dedik pun menuturkan, dedikasi para relawan tidak mengenal waktu, apalagi belakangan ini. Hingga larut malam pun para relawan masih bersiaga.

Terakhir, Dedik mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi ini belum tuntas. Harapannya, tidak ada lagi korban yang berjatuhan akibat mengabaikan protokol kesehatan. (mid/red)