BPF dan PWI Malang Raya Ajak Masyarakat Bantu Sesama Lewat Kegiatan Donor Darah

Kegiatan donor darah di BPF Malang. (yog)

BACAMALANG.COM – Hari Donor Darah Sedunia diperingati setiap tahun tanggal 14 Juni. Peringatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya darah untuk tubuh manusia.

Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia ini, PT Bestprofit Future (BPF) bersama PWI Malang Raya dan PMI Kota Malang mengadakan donor darah yang dilaksanakan pada Sabtu (18/6/2022) di BPF Tower Malang.

Pimpinan Cabang BPF Malang Andri mengatakan, perusahaannya menggelar donor darah ini karena merupakan salah satu kegiatan sosial untuk menebarkan kebaikan kepada sesama.

“Ini merupakan aksi kemanusiaan bersama guna membantu seluruh Rumah Sakit di sekitar Malang untuk menambah ketersediaan kantong darah,” terang Andri.

Ia mengungkapkan, karyawan perusahaan pialang berjangka ini juga antusias untuk menyumbangkan darahnya. “Selama dua tahun terakhir, selama pandemi sangat berkurang aksi donor darah. Maka ada 160 karyawan BPF yang berpartisipasi,” ungkapnya.

Pimpinan BPF Malang Andri dalam kegiatan donor darah. (yog)

Selain itu, juga nampak antusias dari anggota PWI Malang Raya untuk menjadi pendonor dalam kegiatan yang tetap menegakkan protokol kesehatan ini.

Kegiatan sosial ini bertajuk “Donorkan Darahmu Sehatkan Tubuhmu untuk Aksi Kemanusian” ini pun diharapkan dengan niat tulus dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWI Malang Raya, Ir Cahyono menyampaikan, sangat mengapresiasi kegiatan sosial ini. Pasalnya ia kerap dapat informasi, terkadang stok darah di PMI berkurang, yang menurutnya ini sebagai langkah tepat untuk menabung pahala.

“Sinergitas antara BPF dan PWI Malang Raya telah berjalan lama, dari berbagai kegiatan terutama kegiatan sosial. Ini patut ditingkatkan, dan diharapkan semua perusahaan bisa mencontoh seperti BPF,” terangnya.

Ia menuturkan, kegiatan sosial harus tidak berhenti disini, perlu upaya-upaya lanjutan agar dapat membantu Pemerintah daerah setempat agar kesehatan dan kesejahteraan masyarakat terwujud. “Donor darah ini sebagai bentuk aksi sosial penyelamatan, agar banyak nyawa terselamatkan,” pungkasnya. (*/had)