Cegah Covid-19, Puluhan Jurnalis Ikuti Vaksinasi di Persada Hospital Malang

Foto: Awang, reporter RRI Malang saat disuntik vaksin. (ist)

BACAMALANG.COM – Sebanyak 40 jurnalis di Kota Malang mendapatkan kuota vaksin sinovac biofarma di Persada Hospital, Jum’at (5/3/2021). Seperti diketahui, mereka menjadi target vaksinasi karena rawan terpapar Covid-19 saat melakukan tugas jurnalistik.

Pantauan redaksi BacaMalang.com, pada tahapan pertama jurnalis peserta vaksinasi diminta mengantre untuk mengambil nomor antrean. Kemudian peserta dipanggil satu persatu menuju meja verifikasi yang dijaga petugas dengan diminta menunjukkan Kartu Pers dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Di meja petugas verifikasi, peserta diberikan Kartu Verifikasi Peserta Vaksinasi Covid-19. Kartu ini dibawa untuk menuju area vaksinasi. Petugas kembali membagi antrean untuk menuju ke meja pemeriksaan (skrining). Di sini, setiap peserta akan dicek tekanan darahnya, suhu tubuh, dan diwawancarai terkait riwayat kesehatan. Petugas juga kembali mencocokan data diri peserta sesuai KTP.

Sejumlah pertanyaan yang diajukan petugas antara lain: apakah pernah mengidap Covid-19, apakah ada anggota keluarga yang terkena Covid-19, apakah pernah berhubungan dengan orang yang terkena Covid-19, serta pertanyaan riwayat penyakit pernapasan (batuk, sesak, napas); alergi; HIV, dan kondisi lain.

Jika kondisi peserta dianggap memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin, petugas akan memberikan vaksin melalui suntikan di lengan kiri. Proses ini berjalan sekitar 15 menit. Setelah disuntik, peserta diarahkan ke meja terakhir untuk menyerahkan kartu Kartu Verifikasi Peserta Vaksinasi Covid-19 ke petugas lain. Di sini peserta kembali mengisi data diri sesuai KTP. Petugas kembali mewawancarai peserta, menanyakan kondisi pasca-vaksinasi: apakah ada keluhan seperti lengan terasa pegal, pusing, atau demam.

Peserta tidak bisa langsung meninggalkan lokasi vaksinasi, karena harus menunggu selama 30 menit untuk diobservasi kondisinya pasca-vaksinasi. Setelah 30 menit, petugas di area observasi akan memberikan surat keterangan telah melaksanakan vaksinasi Covid-19. Dalam surat tersebut juga tertulis jadwal dan lokasi vaksinasi Covid-19 tahap kedua yang harus dihadiri peserta. Rencananya, sesi vaksinasi tahap kedua tersebut akan dilaksanakan pada 19 Maret 2021.

Direktur Persada Hospital Malang, dr Sigit Riyarto mengungkapkan, pihaknya menyediakan 15 tenaga kesehatan yang terbagi di empat tahapan. Mulai pendaftaran, screening, pemberian vaksinasi, dan observasi tersebut. “Selama pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Persada Hospital, sudah sekitar 1000 orang yang telah melakukan vaksinasi. Diantaranya dari nakes, guru hingga pegiat media tadi ini,” ungkapnya.

Saat ditanya terkait adanya gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) berat, pihaknya menyebut bahwa memang ada peserta vaksinasi yang mengalami gejala ringan itu. “Cuman sedikit kejadiannya. Ada yang seperti demam, lemas, sakit kepala dan mual, ini tergantung dari tubuh masing-masing orang. Tapi untuk reaksi alergi yang berat sampai saat ini tidak ada sama sekali,” paparnya.

Meski belum ada kejadian seperti ini, namun pihak Persada Hospital, sejak awal sudah melakukan persiapan untuk mengantisipasi jika ada gejala-gejala berat. “Jadi kita juga sudah siap semua mas kalau nanti ada yang mengalami gejala KIPI berat setelah divaksin,” jelasnya. (yga/red)